Frankfurt (Tutur.co.id) – Langkah Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan operasi militer gabungan Kembali mendapat cibiran dari negara anggota NATO. Kali ini datang dari Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Menurut Friedrich Merz pada Jumat 27 Maret 2026 saat ditanya wartawan dengan pertanyaan seberapa efektif kampanye militer AS dan Israel di Iran, ia menjawab tidak yakin operasi militer itu bakal sukses.
“Saya tidak yakin bahwa apa yang dilakukan Israel dan AS saat ini akan benar-benar sukses,” katanya dalam konferensi pers di Frankfurt.
Merz juga sangat meragukan strategi yang dijalankan baik Presiden AS, Donald Trump maupun Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tidak akan berjalan seperti bayangan keduanya selama ini.
“Saya sangat ragu apakah memang ada strategi dan apakah strategi itu juga diimplementasikan dengan sukses. Dalam hal ini, mungkin akan memakan waktu lebih lama dan keadaan mungkin tidak akan membaik,” kata Merz.
Merz justru mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel saat ini semakin terjerat dalam konflik ini dari hari ke hari. Ia juga memperingatkan AS dan Israel akan sulit mewujudkan ambisinya mengganti rezim di Iran.

