Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Energi & Tambang»Driver Ojol Teriak Dampak Perang Iran, Tarif Grab dan Gojek Resmi Naik

Driver Ojol Teriak Dampak Perang Iran, Tarif Grab dan Gojek Resmi Naik

Energi & Tambang Toto Pribadi06 April 2026 / 13:56 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ojek Online atau Ojol (Foto: Tutur/Gojek)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Hanoi (Tutur.co.id) – Kenaikan harga minyak dunia akibat meningkatnya ekskalasi di Timur Tengah mulai berdampak pada berbagai sektor. Termasuk layanan transportasi online. Bahkan di beberapa negara tetangga Indonesia, tarif Gojek dan Grab sudah resmi naik.

Di Vietnam, banyak driver ojol yang telah mematikan aplikasinya karena penghasilan mereka yang tak sesuai dengan biaya untuk membeli bahan bakar.

“Karena harga bensin sangat tinggi, banyak pengemudi yang mematikan aplikasi, pulang ke rumah, dan tidak bekerja. Setelah hari ini, saya akan mematikan aplikasi dan berhenti bekerja selama beberapa hari untuk melihat apakah harganya turun atau apakah pemerintah membantu dengan cara apa pun,” kata seorang pengemudi Ojol di Vietnam kepada Al Jazeera.

Sebagai gambaran, untuk berkendara selama 7 sampai 8 jam, driver ojol di Vietnam menghasilkan rata-rata 240.000 dong Vietnam atau sekitar Rp155 ribu. Sedangkan untuk bensin mereka mengeluarkan 120.000 dong Vietnam atau Rp78 ribu. Belum dikurangi dengan uang untuk makan.

Beralih ke Singapura. Di negara tersebut, driver ojol terutama Gojek sendikit bisa bernafas lega. Pasalnya, Gojek Singapura telah menaikkan biaya layanan sementara sebesar 90 sen (sekitar Rp 11.800) untuk semua jarak perjalanan. Kebijakan ini mulai berlaku dari 10 April hingga 31 Mei 2026 mendatang.

Selain Gojek, sejumlah platform transportasi online lainnya di Singapura juga melakukan hal serupa. Grab juga melakukan penyesuaian harga pada 31 Maret. Platform itu menaikkan biaya tambahan bahan bakar menjadi 90 sen pada 7 April-31 Mei 2026, termasuk tambahan 40 sen pada tarif penumpang.

Strides Premier telah mengumumkan kenaikan 1 sen tarif taksi per jarak dan tarif unit berbasis waktu mulai 30 Maret. Sementara ComfortDelGro juga menerapkan biaya pengemudi sementara.

Baca Juga  Menteri Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026
Driver Ojol gojek grab harga bbm headline kenaikan harga bbm ojek online ojol
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOJK Ungkap Dampak Perang Timur Tengah, Friderica: Ekonomi Global Terancam Melambat
Next Article IHSG Terkoreksi, Harga Minyak dan The Fed Jadi Sentimen

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Diduga Peras Pejabat Rp2,7 Miliar

Deba Salamah12 April 2026 / 02:00 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.