Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»Debut Thomas Djiwandono di RDG BI, Soroti Ketahanan Perbankan dan Narasi Investasi Global

Debut Thomas Djiwandono di RDG BI, Soroti Ketahanan Perbankan dan Narasi Investasi Global

Finance Gusti Tetiro20 Februari 2026 / 06:44 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Thomas Djiwandono mengucapkan sumpah jabatan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia di hadapan Ketua Mahkamah Agung Sunarto pada Senin 9 Februari 2026. (Dok Bank Indonesia)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Thomas Djiwandono resmi menjalani debutnya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia periode Februari 2026 sebagai Deputi Gubernur BI. Kehadiran Thomas menandai transisinya dari ranah fiskal di Kementerian Keuangan menuju otoritas moneter, setelah dilantik pada 9 Februari 2026.

Thomas menggantikan Juda Agung yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Dalam rapat perdananya, Thomas langsung menyoroti dua isu strategis: ketahanan sistem keuangan nasional dan penguatan strategi komunikasi kepada investor global.

 

Stress Test Tunjukkan Perbankan Solid

Dalam konferensi pers RDG BI, Kamis (19/2/2026), Thomas menegaskan bahwa sektor perbankan nasional berada dalam kondisi solid. Hal itu merujuk pada hasil uji ketahanan likuiditas (liquidity stress test) yang dilakukan Departemen Surveilans Makroprudensial, Moneter, dan Market (DSMM) BI.

“Permodalan perbankan tetap kuat. Liquidity stress test telah dilakukan oleh DSMM di mana hasil stress test itu juga menunjukkan ketahanan perbankan terhadap skenario tekanan eksternal,” ujar Thomas.

Pernyataan ini menjadi sinyal penting bagi pasar, terutama di tengah dinamika global yang masih diwarnai ketidakpastian arah suku bunga negara maju dan volatilitas arus modal. Dengan permodalan yang terjaga dan likuiditas yang memadai, BI menilai stabilitas sistem keuangan tetap terkendali.

 

Bangun “Narasi Terpadu” untuk Investor

Selain isu stabilitas, Thomas menekankan pentingnya membangun persepsi positif di mata investor internasional dan lembaga pemeringkat kredit. BI tengah mempersiapkan koordinasi intensif dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Danantara Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan.

Koordinasi ini diarahkan untuk membangun “Narasi Terpadu” mengenai kondisi dan prospek ekonomi Indonesia, yang akan disampaikan secara konsisten kepada investor global maupun credit rating agencies.

Baca Juga  BNI Pastikan Pengembalian Dana Aek Nabara Ikuti Proses Hukum

“Kami sedang mempersiapkan koordinasi lebih lanjut untuk membangun narasi terpadu mengenai pertumbuhan ekonomi yang bisa dikhususkan kepada investor dan credit rating agencies di kemudian hari,” kata Thomas.

Langkah ini dinilai strategis dalam menjaga kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia, terutama dalam menjaga peringkat kredit dan menarik arus investasi jangka panjang.

 

Transisi Fiskal ke Moneter

Masuknya Thomas ke jajaran pimpinan BI juga dinilai memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Dengan latar belakang pengalaman di Kementerian Keuangan, Thomas diharapkan mampu menjembatani koordinasi kebijakan makro yang lebih terintegrasi.

Debutnya di RDG Februari 2026 sekaligus menjadi momentum konsolidasi BI dalam menjaga stabilitas nilai tukar, inflasi, serta ketahanan sistem keuangan di tengah tantangan global.

Ketahanan perbankan Indonesia Narasi terpadu investasi global RDG BI Februari 2026 Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDi Depan Trump, Prabowo Tegaskan Dukung Perdamaian Palestina
Next Article Video: Seru! Lelang Berlangsung Sengit, Lukisan SBY Terjual Rp6,5 Miliar

Berita Lainnya

Celios: Danantara Harus Perketat Seleksi Proyek Hilirisasi Usai Bergabung dengan Forum SWF Dunia

17 Juli 2026 / 16:58 WIB

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

S&P: Danantara Berpotensi Perkuat Daya Saing BUMN dan Dongkrak Penerimaan Negara

16 Juli 2026 / 17:42 WIB

DPR: Lembaga Keuangan di PFII Tak Diawasi OJK, Pengawasan Beralih ke Dewan Pertimbangan

16 Juli 2026 / 10:07 WIB

LPS: Penjaminan Simpanan Tak Perlu Diterapkan di Pusat Keuangan Internasional Indonesia

09 Juli 2026 / 10:30 WIB

OJK Minta Bank Blokir 36.191 Rekening Terindikasi Judi Online, Pengawasan Diperketat

08 Juli 2026 / 10:28 WIB
Form Komentar Cancel Reply

PSG vs Liverpool: Ancaman Pembantaian Menghantui The Reds

Deba Salamah08 April 2026 / 17:00 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.