Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pertamina Drilling Sukses Laksanakan Water Injectivity Test Perdana di Jatibarang, Perkuat Kesiapan CCS
  • Iwakum Menilai Ucapan Hotman ‘Lu Punya Otak Enggak?’ Hinaan Terhadap Wartawan
  • Messi Dinilai Dirugikan Dalam Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026
  • IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, TOWR hingga BBRI Jadi Rekomendasi CGS International
  • IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas Jelang RDG BI, BMRI hingga TLKM Jadi Saham Pilihan
  • Trump Curi Panggung, Disoraki Penonton hingga Ikut Selebrasi Spanyol
  • Argentina Ukir Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Final Piala Dunia
  • Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Apakah Magis Yamal Akan Muncul Saat Spanyol Hadapi Argentina?

Apakah Magis Yamal Akan Muncul Saat Spanyol Hadapi Argentina?

Politik Deba Salamah19 Juli 2026 / 20:30 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Lamine Yamal setelah mencetak gol dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Austria di Los Angeles Stadium, 2 Juli 2026. ANTARA/Tayfun Coşkun - Anadolu Agency/pri.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

New Jersey (Tutur.co.id) – Pemain muda Spanyol, Lamine Yamal belum benar-benar menunjukkan performa terbaiknya sepanjang Piala Dunia 2026. Bagi pemain berusia 19 tahun itu, turnamen di Amerika Utara sejauh ini belum menghadirkan penampilan spektakuler yang selama ini identik dengan namanya.

Namun, menjelang Final Piala Dunia 2026 melawan Argentina, muncul keyakinan bahwa Yamal mungkin sedang menyimpan penampilan terbaiknya untuk pertandingan terbesar dalam kariernya sejauh ini. Jika benar demikian, Spanyol bisa mendapatkan senjata yang mereka butuhkan untuk menaklukkan sang juara bertahan.

Cedera Membuat Persiapan Yamal Tidak Ideal

Perjalanan Yamal menuju Piala Dunia 2026 sebenarnya tak dimulai dengan kondisi terbaik. Pemain Barcelona itu datang ke turnamen setelah mengalami cedera paha yang mengakhiri musim 2025/2026 lebih cepat pada April lalu. Kondisi tersebut membuat persiapannya jauh dari ideal dibandingkan pemain-pemain lain.

Meski demikian, Yamal tetap mampu menunjukkan kilasan kualitasnya sejak fase grup. Ia tampil menjanjikan ketika masuk sebagai pemain pengganti pada laga pembuka melawan Tanjung Verde, kemudian mencetak satu gol saat Spanyol mengalahkan Arab Saudi pada pertandingan kedua.

Namun setelah itu, produktivitasnya menurun. Dalam lima pertandingan berikutnya, Yamal gagal mencetak gol. Satu-satunya kontribusi langsung terhadap gol terjadi saat semifinal melawan Prancis, ketika aksinya memaksa lawan melakukan pelanggaran di kotak penalti yang kemudian dikonversi menjadi gol oleh Mikel Oyarzabal.

Secara statistik, Yamal baru mengoleksi satu gol dan satu assist sepanjang tujuh pertandingan di Piala Dunia 2026.

Spanyol Melaju Berkat Kolektivitas, Bukan Ketergantungan pada Yamal

Meski Yamal belum tampil seefektif biasanya, Spanyol tetap melangkah hingga final dengan performa yang nyaris sempurna. Kunci keberhasilan La Roja justru terletak pada kekuatan kolektif di seluruh lini.

Baca Juga  Media Iran: Pasukan Berdoa Sebelum Luncurkan Gelombang ke‑51 Serangan Rudal ke Israel

Pertahanan Spanyol menjadi yang terbaik sepanjang turnamen dengan hanya kebobolan satu gol. Jika mampu menjaga gawang tetap bersih saat menghadapi Argentina sekaligus mencetak gol kemenangan, La Roja akan mencatatkan rekor baru sebagai juara Piala Dunia dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam sejarah.

Di semua lini, Spanyol memiliki pemain yang tampil konsisten. Unai Simon menjadi tembok kokoh di bawah mistar, sementara Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella membentuk lini belakang yang sulit ditembus.

Di lini tengah, Rodri, Fabian Ruiz, dan Dani Olmo terus menjaga keseimbangan permainan, sedangkan Alex Baena dan Mikel Oyarzabal memberikan kontribusi besar dalam membangun serangan. Kesepuluh pemain tersebut diperkirakan kembali menjadi starter di final mendampingi Yamal.

Bukan Statistik, Pengaruh Yamal Terlihat dari Cara Bermain Spanyol

Meski belum banyak menghasilkan gol maupun assist, pengaruh Lamine Yamal terhadap permainan Spanyol tetap terasa. Kehadirannya di sisi sayap memaksa lawan memberikan perhatian khusus, sehingga membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk bergerak dan menciptakan peluang.

Kontribusi semacam itu memang tidak selalu tercermin dalam statistik, tetapi menjadi bagian penting dari keberhasilan Spanyol sepanjang turnamen.

Bahkan absennya Pedri dari lini tengah tidak membuat kualitas permainan La Roja menurun, sebuah bukti bahwa skuad Spanyol saat ini memiliki kedalaman yang luar biasa. Namun, di tengah kolektivitas tersebut, Yamal tetap dianggap sebagai pemain dengan bakat paling istimewa.

Final Jadi Momen Pembuktian Sang Wonderkid

Di usia yang baru menginjak 19 tahun, Yamal sudah mencatatkan 32 penampilan bersama tim nasional Spanyol dengan torehan tujuh gol dan 13 assist. Rekam jejaknya di turnamen besar juga menunjukkan bahwa ia tidak selalu bersinar lewat jumlah gol.

Baca Juga  Moment Unik di Piala Dunia 2026, Merlin Si Bebek Gemoy Mexico

Saat membawa Spanyol menjuarai Euro 2024, Yamal hanya mencetak satu gol, tetapi berhasil menyumbangkan empat assist dan memainkan peran penting sepanjang kompetisi. Karena itu, minimnya produktivitas di Piala Dunia 2026 tidak lantas mengurangi kepercayaan publik terhadap kemampuannya.

Meski demikian, catatan golnya bersama tim nasional memang sedang mengalami penurunan. Sejak Juni 2025, Yamal baru mencetak satu gol untuk Spanyol. Sepanjang tahun 2026, ia juga hanya mengoleksi satu gol dari sembilan penampilan internasional.

Statistik tersebut cukup mengejutkan bagi pemain yang digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik generasinya.

Menunggu Ledakan Terbesar di Laga Terbesar

Meski belum mencapai performa terbaiknya, banyak pihak percaya Lamine Yamal hanya tinggal menunggu momen yang tepat untuk meledak. Final melawan Argentina bisa menjadi panggung sempurna.

Dengan kualitas teknik, kreativitas, dan kemampuan menciptakan momen magis yang dimilikinya, Yamal memiliki semua modal untuk menjadi pembeda ketika Spanyol sangat membutuhkannya.

Usianya yang masih sangat muda juga membuat masa depannya terbuka lebar. Seperti Lionel Messi yang mampu bertahan di level tertinggi selama lebih dari dua dekade, Yamal diyakini masih memiliki banyak kesempatan tampil di Piala Dunia. Namun kesempatan untuk menjadi pahlawan di Final Piala Dunia 2026 adalah sesuatu yang tidak datang setiap hari.

Final Piala Dunia 2026 Lamine Yamal Piala Dunia 2026 Spanyol Spanyol vs Argentina
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleForum Pimred Tanggapi Arogansi ‘Lu Punya Otak Enggak’ Hotman Paris Hutapea
Next Article Mainoo Pulang dari Piala Dunia 2026 dengan Hati Hancur

Berita Lainnya

Messi Dinilai Dirugikan Dalam Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 / 09:00 WIB

Trump Curi Panggung, Disoraki Penonton hingga Ikut Selebrasi Spanyol

20 Juli 2026 / 08:00 WIB

Argentina Ukir Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Final Piala Dunia

20 Juli 2026 / 07:00 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 / 06:03 WIB

Susunan Pemain Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 / 01:24 WIB

Lionel Messi Tulis “The Last Tango”, Benarkah Salam Perpisahan Sang Legenda?

20 Juli 2026 / 01:07 WIB
Form Komentar Cancel Reply

WNA Hilang Selama 2 Hari di Gunung Dukono, Tim SAR Temukan Tak Bernyawa Posisi Berpelukan

Ahmad Nuryaman11 Mei 2026 / 07:04 WIB

Pertamina Drilling Sukses Laksanakan Water Injectivity Test Perdana di Jatibarang, Perkuat Kesiapan CCS

20 Juli 2026 / 09:30 WIB

Iwakum Menilai Ucapan Hotman ‘Lu Punya Otak Enggak?’ Hinaan Terhadap Wartawan

20 Juli 2026 / 09:27 WIB

Messi Dinilai Dirugikan Dalam Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 / 09:00 WIB

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, TOWR hingga BBRI Jadi Rekomendasi CGS International

20 Juli 2026 / 08:55 WIB

IHSG Diperkirakan Bergerak Terbatas Jelang RDG BI, BMRI hingga TLKM Jadi Saham Pilihan

20 Juli 2026 / 08:11 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.