Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah
  • Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?
  • Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia
  • 4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern
  • Inggris Mengamuk 6 Gol Saat Mimpi Juara Dunia Sudah Berakhir
  • Jika Messi Juara Lagi, Masih Adakah Alasan Menyebut Ronaldo sebagai GOAT?
  • Spanyol vs Argentina: Duel Juara Benua Penentu Raja Dunia
  • TP PKK NTT Gandeng IAI Sambut KKN Tematik UGM, Perkuat Edukasi Penggunaan Obat hingga Tingkat Desa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»BI dan Kemenkeu Sepakati Debt Switch SBN Rp173,4 Triliun pada 2026

BI dan Kemenkeu Sepakati Debt Switch SBN Rp173,4 Triliun pada 2026

Makro Gusti Tetiro21 Februari 2026 / 13:48 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) menyepakati pelaksanaan transaksi debt switch Surat Berharga Negara (SBN) pada 2026 sebesar Rp173,4 triliun. Nilai tersebut setara dengan jumlah SBN yang jatuh tempo pada tahun depan.

Kesepakatan diambil dalam Rapat Koordinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter 2026 yang digelar Jumat (20/2). Transaksi akan dilakukan secara bertahap terhadap SBN yang dimiliki BI dengan setelmen sebelum jatuh tempo, sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro dan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam pernyataan bersama menyampaikan bahwa mekanisme pertukaran SBN secara bilateral ini bukan hal baru. Skema serupa pernah dijalankan pada 2021, 2022, dan 2025 sebagai bagian dari koordinasi pengelolaan utang dan stabilitas pasar keuangan.

Dalam pelaksanaannya, penerbitan SBN oleh pemerintah dan pembelian SBN oleh BI dari pasar sekunder akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian fiskal dan moneter. Kedua otoritas menegaskan komitmen menjaga disiplin dan integritas pasar (market discipline and integrity).

Pembelian SBN oleh BI akan dilakukan melalui mekanisme pasar dari pelaku pasar, serta melalui skema bilateral debt switch yang bersifat tradeable dengan menggunakan harga pasar yang berlaku. Transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang kuat disebut menjadi landasan utama pelaksanaan kebijakan tersebut.

Sinergi fiskal–moneter dinilai krusial di tengah dinamika ekonomi global yang masih berfluktuasi. “Sinergi erat antara kebijakan fiskal dan moneter sangat penting untuk tetap terjaganya stabilitas fiskal, stabilitas moneter khususnya stabilitas nilai tukar rupiah dan stabilitas harga, serta stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” demikian pernyataan bersama kedua otoritas.

Secara fiskal, pemerintah menargetkan defisit APBN 2026 sekitar 2,68 persen dari PDB, sebagaimana diatur dalam UU No. 17 Tahun 2025. Pembiayaan defisit akan dipenuhi melalui kombinasi pembiayaan utang—baik penerbitan SBN di pasar domestik dan global maupun penarikan pinjaman—serta pembiayaan non-utang. Pengelolaan portofolio utang ditegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang kuat.

Baca Juga  Gubernur BI Beberkan Tujuh Jurus Penguatan Rupiah

Di sisi moneter, BI mengarahkan kebijakan tahun 2026 untuk menjaga inflasi dalam kisaran 2,5 persen ±1 persen serta stabilitas nilai tukar rupiah. Strategi operasi moneter pro-market akan ditempuh guna menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan, termasuk melalui transaksi pembelian dan penjualan SBN di pasar sekunder secara terukur.

Koordinasi ini merupakan amanat sejumlah regulasi, antara lain UU Keuangan Negara, UU Bank Indonesia sebagaimana diubah terakhir melalui UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta regulasi terkait Surat Utang Negara dan Surat Berharga Syariah Negara. Melalui forum koordinasi tersebut, pemerintah dan bank sentral memastikan setiap penerbitan SBN selaras dengan arah kebijakan moneter dan upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

bank indonesia debt switch SBN 2026 defisit APBN 2026 Kementerian Keuangan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHarga Emas Perhiasan Kompak Naik, 24 Karat Tembus Rp2,5 Juta per Gram
Next Article Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif, Dianggap Ilegal

Berita Lainnya

Survei BI: Aktivitas Dunia Usaha Menguat pada Triwulan II 2026, Sektor Riil Jadi Penopang Utama

17 Juli 2026 / 15:58 WIB

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

17 Juli 2026 / 09:55 WIB

Hong Kong Geser Singapura sebagai Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026, Pertama dalam Satu Dekade

16 Juli 2026 / 16:50 WIB

Sempat Loyo, Kini SBN dan SRBI Kebanjiran Inflow Asing Rp105 Triliun Berkat Jurus BI-Rate!

15 Juli 2026 / 22:05 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan DEN di Hambalang, Apa yang Dibicarakan?

14 Juli 2026 / 22:01 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik, Ini Strategi Barunya

14 Juli 2026 / 12:36 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Tim Sar Gabungan Lakukan Proses Evakuasi Serpihan Pesawat ATR 42-500

Satria Eko18 Januari 2026 / 12:33 WIB

Persatuan Wartawan Kecam Pernyataan Hotman Paris Saat Bela Febrie Adriansyah

19 Juli 2026 / 12:16 WIB

Mengapa Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Bisa Menjadi Salah Satu Terhebat Dalam Sejarah?

19 Juli 2026 / 12:00 WIB

Semua Pulang Bahagia! Inggris Genggam Medali, Prancis Bawa Rekor Dunia

19 Juli 2026 / 11:00 WIB

4 Pelajaran Investasi Warren Buffett yang Masih Relevan di Era Modern

19 Juli 2026 / 10:28 WIB

Inggris Mengamuk 6 Gol Saat Mimpi Juara Dunia Sudah Berakhir

19 Juli 2026 / 10:08 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.