Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
  • Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab
  • Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa
  • Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
  • Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Breaking News»IHSG Terjun Bebas 7,34% ke 8.321, Pilarmas: Pasar Dihantam Panic Selling

IHSG Terjun Bebas 7,34% ke 8.321, Pilarmas: Pasar Dihantam Panic Selling

Breaking News Gusti Tetiro28 Januari 2026 / 13:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian tertekan pada perdagangan Rabu (28/1/2026). Hingga penutupan sesi I, IHSG anjlok 659,01 poin atau 7,34% ke level 8.321,21, seiring aksi panic selling yang melanda pasar.

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai tekanan hebat di pasar saham domestik dipicu oleh sentimen negatif dari MSCI Global Standard Indexes, yang memicu kekhawatiran investor terhadap prospek pasar modal Indonesia.

“MSCI mengumumkan pembekuan sementara atas kenaikan bobot dan penambahan saham Indonesia dalam indeks global,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (28/1/2026).

Tak hanya itu, MSCI juga memberikan sinyal peringatan kepada otoritas pasar modal Indonesia untuk segera melakukan pembenahan sistem pelaporan, terutama terkait ketidakjelasan struktur kepemilikan saham serta potensi indikasi perdagangan semu.

“Apabila perbaikan transparansi tidak terealisasi hingga Mei 2026, Indonesia berisiko mengalami pemangkasan bobot dalam indeks MSCI Emerging Markets. Bahkan, terdapat risiko yang lebih ekstrem, yakni penurunan klasifikasi dari emerging market menjadi frontier market,” ujar Pilarmas.

Pilarmas menilai kondisi tersebut berpotensi memicu arus keluar dana asing lanjutan, sekaligus menjadi peringatan serius bagi otoritas pasar modal untuk segera melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Bursa Asia mixed, pasar tunggu keputusan The Fed

Dari eksternal, pergerakan bursa saham Asia terpantau mixed. Pelaku pasar global cenderung menahan diri sambil menantikan keputusan suku bunga pertama The Federal Reserve (The Fed) tahun ini, yang dijadwalkan diumumkan Rabu waktu setempat. Bank sentral AS diperkirakan akan menahan suku bunga acuan tetap stabil.

Fokus pasar juga tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell, yang dinilai akan memberikan petunjuk arah kebijakan moneter ke depan.

Di sisi lain, sentimen geopolitik turut membayangi pasar. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mencari solusi atas hubungan dagang AS–Korea Selatan, menyusul ancaman kenaikan tarif impor produk Korea Selatan hingga 25%. Negosiator perdagangan kedua negara dilaporkan telah menggelar pembicaraan dan dijadwalkan kembali bertemu pada akhir pekan ini.

Baca Juga  IHSG Cenderung Mixed, Phintraco Rekomendasikan 5 Saham Ini

Saham top gainers dan losers

Dari dalam negeri, tekanan jual mendominasi perdagangan sesi I. Meski demikian, sejumlah saham masih mencatatkan penguatan, di antaranya STAR, DFAM, WAPO, KAQI, dan AGAR.

Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terdalam meliputi DSSA, IMPC, BUVA, TAJA, dan ARGO.

BEI BUVA IHSG MSCI TAJA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Terjun Bebas Sesi Pagi, Sentimen MSCI Picu Panic Selling Investor
Next Article BEI Tegaskan Komitmen Perkuat Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

Berita Lainnya

IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Phintraco Rekomendasikan BBCA, ICBP, EXCL, TKIM, dan SMGR

17 Juli 2026 / 08:21 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.130, ANTM, ARTO, dan ARCI Jadi Rekomendasi BRI Danareksa

17 Juli 2026 / 07:58 WIB

Mirae Asset: Peringkat BBB S&P Jadi Sentimen Positif, Namun Risiko Ekonomi Masih Membayangi

17 Juli 2026 / 05:24 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Rekomendasikan INCO, INDY, ISAT, dan OASA

17 Juli 2026 / 04:27 WIB

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas, ANTM hingga ISAT Jadi Pilihan Trading Hari Ini

16 Juli 2026 / 08:39 WIB

IHSG Diproyeksikan Tetap Bullish, BRI Danareksa Rekomendasikan AADI, KIJA, dan BUKA

16 Juli 2026 / 07:33 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Dugaan TPPO 13 Perempuan Asal Jawa Barat di Pub Eltras Sikka, Aparat Diminta Terapkan UU Khusus

Gusti Tetiro17 Februari 2026 / 02:18 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 08:57 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.