Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Moody’s Beri Peringkat Baa2 untuk Obligasi US$5 Miliar Danantara Investment Management
  • Peluit Terakhir Anthony Taylor! Karier 20 Tahun Berakhir di Piala Dunia 2026
  • IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Tiga Saham Masuk Rekomendasi Beli BRI Danareksa
  • Final Sudah Berakhir, Masalah Argentina Baru Dimulai: FIFA Resmi Buka Investigasi
  • IHSG Berpeluang Sentuh 6.400, Phintraco Jagokan ARKO, RAJA, BUVA, BRMS, dan DSSA
  • Tinggalkan Yamaha, Fabio Quartararo Siap Memulai Era Baru Bersama Honda
  • IHSG Berpeluang Uji 6.398, MNC Sekuritas Pilih TLKM dan 3 Saham Ini
  • Setan Merah Goda Zaire-Emery untuk Keluar dari Paris
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran Rudal Iran

Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran Rudal Iran

Internasional Deba Salamah22 Juli 2026 / 00:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi - Serangan rudal Iran. (ANTARA/IRNA-OANA)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Teheran (Tutur.co.id) – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal terhadap pusat data milik perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Amazon, di Bahrain.

Serangan tersebut disebut sebagai respons atas aksi militer Amerika Serikat terhadap lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Darkhovin di Iran.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (21/7/2026), IRGC menyebut sejumlah rudal jelajah ditembakkan ke infrastruktur pusat data utama Amazon di Bahrain dan mengklaim serangan itu menyebabkan kerusakan yang signifikan.

“Sebagai balasan atas serangan AS terhadap fasilitas yang sedang dibangun dan kawasan sipil di wilayah Darkhovin, IRGC telah meluncurkan beberapa rudal jelajah ke infrastruktur pusat data utama milik perusahaan AS Amazon di Bahrain,” demikian pernyataan IRGC.

Sebelumnya, pada Minggu (19/7/2026), sejumlah media melaporkan bahwa militer Amerika Serikat menyerang lokasi pembangunan PLTN Darkhovin di Iran.

Menanggapi laporan tersebut, Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyatakan sedang melakukan penyelidikan untuk memverifikasi informasi yang beredar. IAEA menyebut pihaknya untuk sementara tidak meyakini serangan tersebut menimbulkan risiko radiologis yang signifikan.

Insiden terbaru ini terjadi di tengah kembali meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Sebelumnya, pada 18 Juni 2026, Teheran dan Washington menandatangani sebuah memorandum yang menyerukan penghentian konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.

Namun, menurut berbagai laporan, militer AS kembali melancarkan sejumlah serangan terhadap Iran sejak 8 Juli 2026. Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa negara di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah Iran juga menuduh Washington telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati kedua pihak. Situasi semakin memanas setelah pada 9 Juli 2026 Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut sudah tidak lagi berlaku.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Iran Umumkan Operasi Janji Sejati 4 Lewat Televisi
Amazon Amerika Serikat bahrain iran IRGC Rudal Teknologi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGelombang Keracunan MBG Tak Kunjung Mereda, Sampai Kapan?
Next Article Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS

Berita Lainnya

Drama Ruang Oval: Trump Bentak Reporter hingga Klaim Iran ‘Mengemis’ ke AS

22 Juli 2026 / 00:26 WIB

Houthi Yaman Blokade Laut Merah, Siap-siap Harga Minyak Semakin Meroket

21 Juli 2026 / 13:49 WIB

IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania

21 Juli 2026 / 10:21 WIB

Tiga Pasukannya Tewas, AS Ngamuk Lakukan Sembilan Serangan Beruntun ke Iran

20 Juli 2026 / 14:02 WIB

Trump Curi Panggung, Disoraki Penonton hingga Ikut Selebrasi Spanyol

20 Juli 2026 / 08:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Sejarah Hantavirus: Dari Perang Korea hingga Jadi Ancaman Global

Ridzka Putri Ananda08 Mei 2026 / 13:55 WIB

Moody’s Beri Peringkat Baa2 untuk Obligasi US$5 Miliar Danantara Investment Management

22 Juli 2026 / 07:38 WIB

Peluit Terakhir Anthony Taylor! Karier 20 Tahun Berakhir di Piala Dunia 2026

22 Juli 2026 / 07:30 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Tiga Saham Masuk Rekomendasi Beli BRI Danareksa

22 Juli 2026 / 07:18 WIB

Final Sudah Berakhir, Masalah Argentina Baru Dimulai: FIFA Resmi Buka Investigasi

22 Juli 2026 / 07:00 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.400, Phintraco Jagokan ARKO, RAJA, BUVA, BRMS, dan DSSA

22 Juli 2026 / 06:42 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.