Jakarta (tutur.co.id) – Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa memyinggug soal ketidakhadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam setiap acara Dies Natalis yang kerap dilakukan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Sebagai pihak yang meragukan keaslian ijazah Joko Widodo, ia membandingkannya dengan tokoh lain seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang selalu hadir setiap tahun.
“Contoh seperti Pak Ganjar Pranowo selalu hadir setiap tahun. Anies Baswedan selalu hadir setiap tahun, demikian juga dengan saya dan Mas Roy. Pak Mahfud MD. Tapi tidak pernah kami melihat Joko Widodo ikut satu kali pun dalam acara Dies Natalis tersebut, ya,” ujar Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 16 Juli 2026.
Lebih lanjut, Tifa menyebut Jokowi baru mengaku sebagai lulusan UGM pada 2017, setelah 12 tahun menjadi pejabat publik tepatnya sejak menjabat Wali Kota Solo pada 2005.
“Apakah Anda ingat kapan pertama kalinya Joko Widodo itu mengaku bahwa dia lulusan UGM? Itu tahun 2017. Jadi pada waktu beliau itu menjadi wali kota, tidak pernah ada satu kata pun yang menyatakan beliau adalah lulusan UGM,” jelasnya.
Ia juga menyoroti ketidaklaziman karena UGM dinilai sangat membanggakan mahasiswa terlebih lulusannya yang berhasil, terutama yang menjadi pejabat publik.
“Itu adalah sebuah ketidaklaziman pada kampus kami UGM. Karena kampus UGM, kampus saya, itu sangat bangga dengan lulusan-lulusannya yang berhasil atau dianggap berhasil,” katanya.
“Apalagi ini pejabat publik, apalagi ini adalah wali kota, gubernur, apalagi bahkan presiden. Tapi UGM sama sekali tidak pernah mengundang secara formil, secara resmi,” lanjutnya.
Dokter Tifa juga menyebut tidak ada rekam jejak Jokowi mengikuti kegiatan reuni atau membawa teman-temannya ke balai kota atau Loji Gandrung Solo.

