Jakarta (tutur.co.id) – PT Pertamina (Persero) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan memborong enam penghargaan dalam ajang 16th Asian Excellence Award 2026 yang diselenggarakan oleh Corporate Governance Asia di Hong Kong.
Penghargaan yang diraih mencakup kategori individu maupun korporasi. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dinobatkan sebagai Asia’s Best CEO, sementara Direktur Keuangan Pertamina Mega Satria meraih penghargaan Asia’s Best CFO. VP Investor Relations Pertamina Juferson Victor Mangempis juga memperoleh penghargaan Best Investor Relations Professional.
Di tingkat perusahaan, Pertamina turut meraih penghargaan Best Investor Relations Team, Asia’s Best CSR, dan Sustainable Asia Award 2026.
Capaian tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi Pertamina dalam memperkuat kepemimpinan perusahaan, tata kelola yang baik, hubungan dengan investor, tanggung jawab sosial, serta implementasi strategi keberlanjutan.
Sejalan dengan tema Asian Excellence Award 2026, “Navigating Asian Leadership in a Changing Global Economic Landscape and Climate Change”, penghargaan ini juga menegaskan peran Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan perubahan iklim.
Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengelolaan keuangan yang prudent, peningkatan keandalan operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.
Penghargaan di bidang hubungan investor menjadi pengakuan atas keberhasilan Pertamina membangun transparansi, konsistensi komunikasi, serta engagement yang kuat dengan investor dan pemangku kepentingan. Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Dual Growth Strategy, yakni penguatan bisnis inti sekaligus pengembangan bisnis rendah karbon secara bertahap dan terukur.
VP Investor Relations Pertamina, Juferson V. Mangempis, mengatakan fungsi Investor Relations memiliki peran strategis dalam menjembatani arah perusahaan dengan pasar keuangan.
“Investor Relations berperan memastikan arah Pertamina dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui Dual Growth Strategy dapat dipahami secara kredibel oleh pasar dan pemangku kepentingan keuangan,” ujar Juferson.
Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan penghargaan internasional tersebut semakin memperkuat reputasi Pertamina sebagai perusahaan energi nasional yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada keberlanjutan.
“Komunikasi yang transparan dan konsisten menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap peran Pertamina dalam menyediakan energi yang tersedia, terjangkau, andal, dan berkelanjutan,” kata Baron.
Ke depan, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan bisnis, meningkatkan keandalan operasional, mengembangkan bisnis rendah karbon, serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik guna mendukung ketahanan energi Indonesia dan masa depan energi yang lebih berkelanjutan.

