Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Dunia Sepak Bola Berduka! Legenda Inggris Kevin Keegan Tutup Usia
  • Rodri Masuk Daftar Tujuh Pemain Terhebat Sepanjang Sejarah
  • KPK Ungkap Kronologi OTT Bupati Lombok Barat
  • IHSG Berpeluang Uji Level 6.264, MNC Sekuritas Rekomendasikan AMMN hingga NCKL
  • Mendagri Prihatin Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK
  • Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT
  • Argentina dan Malam Paling Memalukan di Piala Dunia 2026
  • Poin-poin Evaluasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Apa Saja?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Rakyat Protes Makanan MBG Jelek, MAKI Sebut Tak Sesuai Spesifikasi

Rakyat Protes Makanan MBG Jelek, MAKI Sebut Tak Sesuai Spesifikasi

Hukum Ahmad Nuryaman05 Juni 2026 / 11:32 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Bonyamin Saiman.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyoroti protes rakyat terhadap kualitas makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai jelek. Padahal, anggaran per porsi mencapai Rp15 ribu.

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan makanan yang diterima masyarakat tidak tidak sesuai dengan harga yang sudah ditentukan pemerintah. Hal ini menjadi salah satu indikasi adanya praktik korupsi dalam program prioritas nasional tersebut.

“Masyarakat itu sangat protes terhadap adanya MBG yang makanannya jelek, yang diduga enggak sampai Rp10.000 atau bahkan Rp8000 padahal anggarannya kan Rp15.000 misalnya. Dan itu sudah disuarakan,” kata Boyamin melalui video singkatnya kepada Redaksi, Jumat 5 Juni 2026.

Suara protes masyarakat terhadap kualitas makanan MBG dinilai Boyamin sebagai bentuk pengawasan publik yang berhasil didengar aparat penegak hukum. Kejaksaan Agung akhirnya bergerak dan menetapkan tiga tersangka, termasuk eks Kepala BGN Dadan Hindayana.

“Mestinya mereka paham masyarakat mengawasi. Penegak hukum mendengar aspirasi itu, melakukan penyelidikan, dan akhirnya ditemukan dugaan korupsi, bukan hanya sekadar SPPG tapi pengadaan-pengadaan,” kata Boyamin.

Boyamin mengapresiasi Kejaksaan Agung yang bergerak cepat mengungkap kasus ini. Ia juga mengimbau para pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang pernah membayar pungutan liar kepada oknum BGN untuk segera melapor.

“Saya mengimbau SPPG-SPPG untuk segera melapor kepada Kejaksaan Agung. Kalau tidak mau melapor malah dikenakan pasal suap, malah jadi repot lagi,” tegasnya.

Ia juga meminta Kepala BGN yang baru Nanik S Deyang untuk memperbaiki tata kelola, transparan, dan tidak lagi mengurangi spesifikasi makanan, bahkan jika perlu menghentikan pembentuk dapur baru.

“Kalau perlu, hentikan dulu pembentukan SPPG baru sebelum dikelola dengan baik,” pungkas Boyamin.

Baca Juga  Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Bersumber dari Penghasilan Petani Kecil
Boyamin Saiman Dadan Hindayana Kejaksaan Agung MAKI MBG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMenko AHY Berbicara di Forum Negara ASEAN dan Eurasia
Next Article Data Center NeutraDC Batam Ludes Sebelum Beroperasi, Telkom Siapkan Ekspansi Kapasitas

Berita Lainnya

KPK Ungkap Kronologi OTT Bupati Lombok Barat

21 Juli 2026 / 05:00 WIB

Mendagri Prihatin Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK

21 Juli 2026 / 01:10 WIB

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT

21 Juli 2026 / 00:38 WIB

PWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Buntut Ucapan Singgung Wartawan

20 Juli 2026 / 20:15 WIB

Polri Tahan Dua Tersangka Kasus Pembiayaan Pengadaan Batu Bara PLN

20 Juli 2026 / 18:09 WIB

Istana Bantah Hotman Tarik Presiden di Kasus Febrie: Jangan Dikait-kaitkan

20 Juli 2026 / 16:18 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Polri Lakukan Penelusuran Aliran Dana dan Server, Usai Bongkar Judi Online Internasional di Jakbar

Ahmad Nuryaman09 Mei 2026 / 20:56 WIB

Dunia Sepak Bola Berduka! Legenda Inggris Kevin Keegan Tutup Usia

21 Juli 2026 / 07:00 WIB

Rodri Masuk Daftar Tujuh Pemain Terhebat Sepanjang Sejarah

21 Juli 2026 / 06:00 WIB

KPK Ungkap Kronologi OTT Bupati Lombok Barat

21 Juli 2026 / 05:00 WIB

IHSG Berpeluang Uji Level 6.264, MNC Sekuritas Rekomendasikan AMMN hingga NCKL

21 Juli 2026 / 03:46 WIB

Mendagri Prihatin Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK

21 Juli 2026 / 01:10 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.