Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Opini: Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal
  • Houthi Yaman Blokade Laut Merah, Siap-siap Harga Minyak Semakin Meroket
  • OTT Bupati Lombok Barat Naik Tahap Penyidikan, Total 8 Orang Diperiksa KPK
  • Pegadaian Jadi Pendiri IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas Indonesia
  • KPK Sorot Menteri PU Soal Dugaan Penyimpangan Penggunaan Fasilitas untuk Keluarga
  • Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea
  • KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T
  • IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»KPK Ungkap Kronologi OTT Bupati Lombok Barat

KPK Ungkap Kronologi OTT Bupati Lombok Barat

Hukum Deba Salamah21 Juli 2026 / 05:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih, Selasa 30 Juni 2026. Foto: Tutur/Ahmad Nuryaman.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kronologi operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 19 orang serta menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diusut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, operasi tangkap tangan tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelidikan tertutup yang telah dilakukan tim penindakan.

“Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 19 orang, yang kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi Prasetyo kepada awak media pada Senin (20/7/2026).

Budi menjelaskan, operasi penangkapan dilakukan secara serentak di beberapa lokasi di Kabupaten Lombok Barat. Menurutnya, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya, sementara pihak-pihak lain ditangkap di lokasi yang berbeda. Seluruh orang yang diamankan kemudian dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum sebagian di antaranya diterbangkan ke Jakarta.

Selain mengamankan sejumlah pihak, penyidik KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai dan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki.

“Sampai dengan saat ini uang yang diamankan senilai ratusan juta rupiah dan juga beberapa dokumen terkait lainnya. Tentu ini juga masih akan terus didalami dalam pemeriksaan awal ini,” ujar Budi.

KPK menyatakan nilai pasti uang yang disita maupun keterkaitan dokumen tersebut masih akan didalami melalui pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan.

Dalam penyelidikan awal, KPK menduga perkara ini berkaitan dengan penerimaan suap atau gratifikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Baca Juga  Video: KPK Duga Walikota Madiun Lakukan Penyamaran Penerimaan Bermodus CSR

Meski demikian, lembaga antirasuah itu belum mengungkap identitas seluruh pihak yang terlibat maupun konstruksi perkara secara lengkap karena proses pemeriksaan masih berlangsung. Hingga kini, pemeriksaan intensif masih berlangsung dan KPK belum mengumumkan pihak-pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka maupun rincian konstruksi perkara yang sedang diusut.

Bupati Lombok Barat gedung merah putih KPK Lalu Ahmad Zaini OTT KPK
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIHSG Berpeluang Uji Level 6.264, MNC Sekuritas Rekomendasikan AMMN hingga NCKL
Next Article Rodri Masuk Daftar Tujuh Pemain Terhebat Sepanjang Sejarah

Berita Lainnya

OTT Bupati Lombok Barat Naik Tahap Penyidikan, Total 8 Orang Diperiksa KPK

21 Juli 2026 / 13:46 WIB

KPK Sorot Menteri PU Soal Dugaan Penyimpangan Penggunaan Fasilitas untuk Keluarga

21 Juli 2026 / 12:44 WIB

KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T

21 Juli 2026 / 10:50 WIB

Meski Hotman Minta Maaf, PWI Sebut Unsur Pidana Tidak Hilang

21 Juli 2026 / 09:00 WIB

Mendagri Prihatin Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK

21 Juli 2026 / 01:10 WIB

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT

21 Juli 2026 / 00:38 WIB
Form Komentar Cancel Reply

7 Ide Menu Olahan Daging Kurban yang Praktis dan Tidak Membosankan

Galuh Parantri27 Mei 2026 / 13:30 WIB

Opini: Logistik Perintis Lumpuh, Program Strategis Nasional MBG dan KDMP Terancam Gagal

21 Juli 2026 / 14:05 WIB

Houthi Yaman Blokade Laut Merah, Siap-siap Harga Minyak Semakin Meroket

21 Juli 2026 / 13:49 WIB

OTT Bupati Lombok Barat Naik Tahap Penyidikan, Total 8 Orang Diperiksa KPK

21 Juli 2026 / 13:46 WIB

Pegadaian Jadi Pendiri IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas Indonesia

21 Juli 2026 / 13:30 WIB

KPK Sorot Menteri PU Soal Dugaan Penyimpangan Penggunaan Fasilitas untuk Keluarga

21 Juli 2026 / 12:44 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.