Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam
  • Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro
  • Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung
  • KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek
  • Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan
  • Pertamina Borong Enam Penghargaan Asian Excellence Award 2026, Bukti Kepemimpinan dan Komitmen Keberlanjutan
  • Bukan Messi, Leandro Paredes Jadi Otak Kebangkitan Argentina
  • Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Finance»OJK Beberkan Tabungan Dolar di Indonesia Naik

OJK Beberkan Tabungan Dolar di Indonesia Naik

Finance Toto Pribadi25 Mei 2026 / 16:42 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026) melemah 106 poin atau 0,62 persen menjadi Rp17.287 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.181 per dolar AS, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia akibat perang AS dan Iran. (Foto:Tutur/ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/kye)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan bahwa meningkatnya simpanan dolar AS masyarakat di perbankan nasional masih tergolong normal. Belum mencerminkan kepanikan masyarakat terkait terus loyonya nilai tukar rupiah.

OJK juga menyampaikan catatan dana pihak ketiga (DPK) valas tumbuh 10,87% secara tahunan (year on year/yoy) pada April 2026. Pertumbuhan tersebut ditopang dengan kenaikan tabungan valas sebesar 23,21% dan deposito valas 22%.

OJK memang tak membantah bahwa penilaian masyarakat dan korporasi saat ini lebih cenderung menempatkan dana dalam valuta asing sebagai bentuk diversifikasi aset. Namun regulator menegaskan kondisi tersebut masih dalam batas wajar.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebut porsi DPK valas terhadap total DPK relatif stabil di kisaran 15%-16%.

“Sejak awal 2026, kami melihat bahwa memang terdapat peningkatan porsi DPK Valas terhadap DPK total. Namun demikian, peningkatan DPK Valas masih tergolong wajar,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam keterangannya, Senin 25 Mei 2026.

Pihak OJK juga memastikan likuiditas perbankan masih memadai dan risiko nilai tukar tetap terkendali. Kenaikan simpanan valas lebih merefleksikan respons defensif yang terukur terhadap volatilitas global, bukan perpindahan dana besar-besaran keluar dari rupiah atau sinyal tekanan sistemik sektor keuangan domestik.

OJK menegaskan bahwa stabilitas keuangan domestik saat ini tetap terjaga. Ketahanan perbankan terjaga resilien tercermin dari tingkat permodalan atau Capital Adequacy Ratio (CAR) yang cukup tinggi untuk menjadi buffer dalam menyerap risiko yang dihadapi.

Hal ini juga didukung oleh likuiditas perbankan yang memadai dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) pada April 2026 sebesar 86,88 persen dan Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) serta Alat Likuid/DPK (AL/DPK) masing-masing tercatat sebesar 111,13% dan 25,39% yang berada jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Baca Juga  Beri Bingkisan Parcel Lebaran ke Rismon, Gibran: Kita Saudaraan
dolar AS Dollar AS headline Kurs Rupiah OJK Tabungan tabungan dolar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIndonesia Raja Nikel Dunia Tapi Masih Impor 80 Persen Konsumsi Dalam Negeri
Next Article Video: Luncurkan Misi Antariksa Shenzhou 23, China Lakukan Eksperimen Selama 1 Tahun di Orbit

Berita Lainnya

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Plt Jampidsus Jelaskan Soal Febrie Belum Ditahan Meski Sudah Tersangka

11 Juli 2026 / 17:58 WIB

Komisi III Sebut Kasus Jampidsus Sebagai Mega Korupsi, Pantas Hukum Mati

11 Juli 2026 / 16:47 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Jadwal Samsat Keliling Jabodetabek 10 Juli 2026, Catat Lokasi dan Persyaratannya

Galuh Parantri10 Juli 2026 / 09:14 WIB

Didik Rachbini: Kerusakan Hukum Kita Sempurna,Pertumbuhan Ekonomi Terancam

11 Juli 2026 / 23:25 WIB

Dibalik Hilangnya KPK saat Konferensi Pers di Polda Metro

11 Juli 2026 / 22:31 WIB

Alasan Polri Limpahkan 3 Perkara yang Menjerat Febrie ke Kejagung

11 Juli 2026 / 21:30 WIB

KPK Akan Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah Jika Mandek

11 Juli 2026 / 20:21 WIB

Paradoks Messi di Piala Dunia 2026: Paling Sedikit Berlari, Paling Mematikan

11 Juli 2026 / 20:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.