Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo meluapkan kekesalannya terhadap oknum yang menggiring narasi “Indonesia Gelap” hingga menyinggung oknum intelektual yang kerap dianggapnya menipu rakyat.
Kekesalan itu diungkap Presiden ketika memberikan sambutan pada saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2025.
Mulanya Presiden meminta kepada para intelektual maupun akademisi untuk bisa berbakti menyumbangkan pemikiran demi kemajuan Bangsa dan kemakmuran rakyat Indonesia.
“Sekarang saatnya para teknokrat, sekarang saatnya para Ilmuwan, sekarang saatnya para Insinyur, para Profesor, jadi Profesor merah putih, jadi Profesor pembela rakyat, jadi Insinyur untuk Bangsa dan rakyat,” kata Prabowo.
Lebih lanjut dengan nada yang semakin keras, dia meminta agar orang-orang tersebut tidak memanfaatkan gelar akademisnya untuk hal yang berkaitan merugikan Indonesia.
Bahkan ia tak segan, secara tegas menyatakan jika ada orang-orang yang berada didalam barisannya memiliki niat demikian, untuk segera keluar dari barisan.
“Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menutupi korupsi dan perampokan. Jangan kepandaianmu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain. Kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri. Kalau saudara mau silakan. Jangan ikut pemerintah yang saya pimpin,” tegasnya.
Lebih lanjut, Presiden juga menanggapi soal adanya gerakan narasi yang dihembuskan yakni “Indonesia Gelap” oleh pihak-pihak yang dianggap tidak menyukai pemerintahannya.
Presiden melakukan bantahan dan optimis bahwa di era pemerintahannya Indonesia akan menjadi bangsa yang maju tak seperti narasi “Indonesia Gelap” yang kerap dihembuskan. “Indonesia gelap matanya burem, Indonesia terang,” kata Presiden.
Menanggapi narasi tersebut, Presiden mempersilahkan untuk pihak yang ingin kabur dari Indonesia dan berharap tidak akan muncul kegaduhan terlebih saat ini menurutnya Indonesia dinobatkan salah satu negara yang aman.
“Ada yang mau kabur, kabur aja kesana, mungkin ada yang mau kabur ke Yaman silahkan. Mau kabur kemana, hai orang orang pintar bukalah berita liatlah kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia. Kabur aja biar negara kita gak gaduh,” tegasnya.

