Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Techno»Perusahaan Teknologi Smartphone China Mulai Masuk ke Dunia Robot

Perusahaan Teknologi Smartphone China Mulai Masuk ke Dunia Robot

Techno Ridzka Putri Ananda30 April 2026 / 18:01 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Perusahaan teknologi China mulai beralih ke robot humanoid sebagai “mesin pertumbuhan” baru di tengah stagnasi industri smartphone. (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Beijing (tutur.co.id) – Industri smartphone mulai menunjukkan tanda-tanda kejenuhan dan perusahaan teknologi besar tidak tinggal diam. Kini mereka mulai berlomba-lomba melebarkan ‘kawasan’ dengan mencari mesin pertumbuhan baru. Salah satunya dengan mulai serius menggarap robot humanoid.

Dilansir dari China Daily, Kamis 30 April 2026, ini bukan sekadar eksperimen, tapi bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Di pabrik Xiaomi, robot humanoid mulai dilatih untuk bekerja laiaknya manusia. Produsen serupa seperti Honor justru mengembangkan robot yang diarahkan untuk kebutuhan konsumen, bahkan telah dipamerkan dan diuji dalam kegiatan seperti half marathon.

Dua pendekatan ini menunjukkan bahwa arah pengembangan robot tidak tunggal. Setiap perusahaan mencoba mencari pasar yang paling realistis untuk dimasuki. Alasan di balik pergeseran ini cukup jelas, bisnis smartphone tidak lagi sekuat dulu. Margin keuntungan makin tipis, biaya komponen meningkat, dan inovasi mulai terbatas. Kondisi ini membuat perusahaan harus mencari “second growth curve” agar tetap berkembang. Robot dianggap sebagai peluang berikutnya yang masih terbuka lebar.

Strategi yang diambil pun berbeda-beda antar perusahaan. Honor lebih fokus ke robot untuk interaksi manusia, seperti pendamping atau asisten di rumah dan retail. Sementara Xiaomi memilih jalur industri, dengan menargetkan otomatisasi pabrik yang lebih terukur hasilnya. Dua pendekatan ini mencerminkan eksperimen besar dalam menentukan arah masa depan robot.

Tidak hanya dua perusahaan itu, pemain besar lain juga ikut masuk. Huawei disebut sedang mengembangkan platform AI untuk mendukung robot, bahkan sudah diuji dalam layanan keuangan.

Tak mau ketinggalan, Vivo juga membangun laboratorium robotika sendiri dengan fokus pada penggunaan di rumah. Ini menunjukkan bahwa tren tersebut bukan sekadar satu-dua perusahaan, tapi pergeseran industri secara luas.

Baca Juga  Orang Berambut Merah Semakin Banyak Ternyata Bagian Evolusi Manusia

Menariknya, perusahaan smartphone sebenarnya sudah punya banyak “bekal” untuk masuk ke dunia robot. Mereka terbiasa dengan integrasi hardware, pengembangan chip, hingga optimalisasi AI dalam perangkat.

Dalam banyak hal, robot humanoid dianggap sebagai bentuk lanjutan dari perangkat pintar yang sudah ada. Bedanya, kini perangkat tersebut bisa bergerak dan berinteraksi langsung dengan dunia fisik.

Meski terlihat menjanjikan, jalan ke arah ini masih penuh tantangan. Biaya produksi masih tinggi dan sebagian besar robot masih dalam tahap pengujian. Penggunaan di kehidupan sehari-hari juga belum sepenuhnya jelas, terutama untuk pasar rumah tangga. Namun dengan investasi dan kecepatan inovasi yang ada, perlombaan menuju era robot sudah resmi dimulai.

robot smartphone Teknologi Xiaomi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenjualan Global, Satu dari Lima Mobil di Dunia Disetrum
Next Article Lagi dan Lagi, Presiden Prabowo Singgung Narasi Indonesia Gelap

Berita Lainnya

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta Lewat Forum CorpU Association Insight

17 Juli 2026 / 14:42 WIB

Menuju Era Baru AI, Apple Resmi Ungkap iOS 27 dengan Revolusi Siri AI

16 Juli 2026 / 14:14 WIB

Telkom dan EDB Singapura Perkuat Kolaborasi Infrastruktur Digital Berkelanjutan

13 Juli 2026 / 20:33 WIB

Baterai Kendaraan Listrik Makin Canggih: Terbaru! Ngecas Hanya Butuh 6 Menit

09 Juli 2026 / 13:27 WIB

HUT ke-61, Telkom Perkuat Transformasi Digital Lewat Gerakan UMKM hingga Kompetisi AI

06 Juli 2026 / 20:01 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Indonesia Terima Hibah Kapal dari Jepang Senilai Rp200 Miliar

Toto Pribadi13 Februari 2026 / 19:36 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.