Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Makro»Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI Jadi 4,7% di 2026

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI Jadi 4,7% di 2026

Makro Gusti Tetiro09 April 2026 / 11:18 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7% pada 2026, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 4,8% dan di bawah target pemerintah dalam APBN sebesar 5,4%.

Dalam laporan East Asia & Pacific Economic Update edisi April 2026, Bank Dunia menyebut perlambatan dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga energi global.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan melambat menjadi 4,7% karena tekanan dari harga minyak yang lebih tinggi dan sentimen penghindaran risiko,” tulis laporan tersebut.

Perlambatan ini sejalan dengan tren kawasan Asia Timur dan Pasifik (di luar China) yang juga direvisi turun menjadi 4,1% pada 2026.

Meski demikian, Indonesia dinilai masih relatif tangguh dalam menghadapi guncangan eksternal. Dampak kenaikan harga minyak terhadap inflasi domestik dinilai lebih terbatas, antara lain karena kebijakan subsidi energi dan pengaturan harga oleh pemerintah.

Selain itu, investasi publik diperkirakan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi.

Bank Dunia juga menekankan pentingnya reformasi struktural, seperti penyederhanaan perizinan dan pengurangan hambatan non-tarif, untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.

Untuk 2027, ekonomi Indonesia diproyeksikan kembali menguat ke level 5,2% seiring meredanya ketidakpastian global.

Baca Juga  Defisit APBN 2025 Diperlebar ke 2,92 Persen: Taruhan Fiskal Pemerintah
Bank Dunia harga minyak global Pertumbuhan ekonomi 2026 proyeksi ekonomi Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTerungkap, Sindikat Internasional Jual Beli Komodo ke Thailand
Next Article Rencana Trump Hukum Negara NATO yang Diam-diam Dukung Iran

Berita Lainnya

Menkeu Purbaya: Rupiah Melemah karena Faktor Global, Penguatan UMKM Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

17 Juli 2026 / 09:55 WIB

Hong Kong Geser Singapura sebagai Investor Terbesar Indonesia pada Kuartal II-2026, Pertama dalam Satu Dekade

16 Juli 2026 / 16:50 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan DEN di Hambalang, Apa yang Dibicarakan?

14 Juli 2026 / 22:01 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Pajak Tidak Naik, Ini Strategi Barunya

14 Juli 2026 / 12:36 WIB

Imbas Manis Coretax: Setoran Pajak Melejit, Kepatuhan SPT Tinggi

13 Juli 2026 / 13:32 WIB

Mirae Asset Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Jadi 4,8%, Ini Penyebabnya

10 Juli 2026 / 10:50 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Bagaimana Cara Inggris Menghentikan Si Kutu Lincah?

Deba Salamah13 Juli 2026 / 07:00 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.