Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • KPK Sorot Menteri PU Soal Dugaan Penyimpangan Penggunaan Fasilitas untuk Keluarga
  • Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea
  • KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T
  • IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania
  • Pertamina Perkuat Layanan Avtur di Bandara SMB II Palembang
  • Pemerintah Gelontorkan Rp209 Miliar, Penyeberangan Perintis NTT Kembali Normal
  • Meski Hotman Minta Maaf, PWI Sebut Unsur Pidana Tidak Hilang
  • IHSG Diproyeksikan Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi saham CGS International
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»WNI Mulai Terancam, Kemenlu Keluarkan Himbauan Stop Saling Serang

WNI Mulai Terancam, Kemenlu Keluarkan Himbauan Stop Saling Serang

Internasional Toto Pribadi09 Maret 2026 / 19:32 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemerintah Indonesia memulangkan 96 Warga Negara Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi setelah melalui proses pendampingan dan perlindungan intensif. (Foto:Tutur/Dok Kemenlu)
Pemerintah Indonesia memulangkan 96 Warga Negara Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi setelah melalui proses pendampingan dan perlindungan intensif. (Foto:Tutur/Dok Kemenlu)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Kementerian Luar Negeri RI kembali mengingatkan agar Amerika Serikat dan Israel menghentikan serangan terhadap Iran. Begitu juga sebaliknya, Kemenlu lewat juru bicaranya, Yvonne Mewengkang juga mendesak Iran untuk menghentikan serangan ke negara-negara kawasan Teluk.

“Setelah menerima laporan dari berbagai Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah mengenai situasi keamanan yang semakin mengkhawatirkan di kawasan, Pemerintah Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan mendalam/serious concern atas meningkatnya dan meluasnya ketegangan serta dampaknya di Timur Tengah,” kata Yvonne Mewengkang lewat video yang redaksi terima.

Pemerintah Indonesia, lanjut Yvonne, menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran, serta menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait dan Yordania.

“Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara,” kata Yvonne.

Indonesia juga mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi.

“Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat dampak konflik terhadap WNI yang berada di kawasan dan telah siapkan langkah kontijensi jika kondisi mengharuskan dilakukan repatriasi dari berbagai negara,” pungkasnya.

Baca Juga  Wali Kota Teheran: 14 Ribu Titik Teheran Digempur, Kami Masih Santai!
Amerika Serikat iran israel Kemenlu konflik Iran WNI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRusia Bantu Iran Lewat Resolusi Dewan Keamanan PBB
Next Article BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

Berita Lainnya

IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania

21 Juli 2026 / 10:21 WIB

Tiga Pasukannya Tewas, AS Ngamuk Lakukan Sembilan Serangan Beruntun ke Iran

20 Juli 2026 / 14:02 WIB

Trump Curi Panggung, Disoraki Penonton hingga Ikut Selebrasi Spanyol

20 Juli 2026 / 08:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Lima Cara Sederhana Bikin Salat Id Lebih Ramah Lingkungan

Galuh Parantri19 Maret 2026 / 19:00 WIB

KPK Sorot Menteri PU Soal Dugaan Penyimpangan Penggunaan Fasilitas untuk Keluarga

21 Juli 2026 / 12:44 WIB

Pengacara Tewas Jatuh dari Lantai 46, Diduga Kerabat Hotman Paris Hutapea

21 Juli 2026 / 11:29 WIB

KPK Ingatkan Inspektorat Melek Awasi Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 T

21 Juli 2026 / 10:50 WIB

IRGC Pamerkan Dampak Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara AS Yordania

21 Juli 2026 / 10:21 WIB

Pertamina Perkuat Layanan Avtur di Bandara SMB II Palembang

21 Juli 2026 / 09:45 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.