Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Lingkungan»Lima Cara Sederhana Bikin Salat Id Lebih Ramah Lingkungan

Lima Cara Sederhana Bikin Salat Id Lebih Ramah Lingkungan

Lingkungan Galuh Parantri19 Maret 2026 / 19:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Salat Id berkelanjutan minim sampah (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Salat Id berkelanjutan minim sampah (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id)- Momen Salat Id selalu identik dengan kebersamaan. Sejak pagi, umat Muslim berbondong-bondong menuju lapangan atau masjid, membawa perlengkapan ibadah dari rumah. Suasananya hangat, penuh senyum, dan rasa syukur setelah menjalani Ramadan.

Namun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian. Setelah Salat Id selesai, tidak sedikit lokasi yang dipenuhi sampah—mulai dari alas sekali pakai, botol minum, hingga plastik kecil yang tertinggal.

Tanpa disadari, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara massal ini bisa menimbulkan dampak besar bagi lingkungan. Padahal, dengan sedikit perubahan, Salat Id bisa tetap nyaman tanpa meninggalkan jejak sampah berlebih.

Berikut lima kebiasaan kecil yang bisa mulai diterapkan untuk membuat Salat Id lebih ramah lingkungan.

Bawa Sajadah bukan Koran

Pertama, membawa sajadah atau alas salat yang bisa digunakan berulang. Banyak orang masih menggunakan koran atau plastik sebagai alas, yang umumnya langsung dibuang setelah digunakan. Mengganti dengan sajadah lipat atau alas berbahan kain bukan hanya lebih nyaman, tapi juga mengurangi sampah sekali pakai secara signifikan.

Bawa Tumbler

Kedua, membawa botol minum sendiri. Di tengah cuaca pagi yang hangat dan keramaian, kebutuhan minum sering kali dipenuhi dari air kemasan sekali pakai. Membawa tumbler dari rumah bisa menjadi solusi sederhana untuk mengurangi penggunaan botol plastik.

Bawa Pouch Sandal

Ketiga, menggunakan kantong sandal yang dapat dipakai ulang. Plastik kresek masih menjadi pilihan praktis untuk menyimpan sandal saat Salat Id. Padahal, tas kain kecil atau pouch sederhana bisa digunakan berkali-kali dan lebih ramah lingkungan.

Jangan Buang Sampah Sembarangan

Keempat, membiasakan diri membawa pulang sampah sendiri. Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele, namun dampaknya besar jika dilakukan bersama. Dengan tidak meninggalkan sampah di lokasi, kebersihan area Salat Id dapat tetap terjaga tanpa membebani petugas kebersihan.

Baca Juga  TAP on the Go Yogyakarta 2026 Sukses Digelar, Ratusan Keluarga Antusias Hadiri Acara

Tidak Bawa Kendaraan

Kelima, memilih berjalan kaki atau berbagi kendaraan. Selain mengurangi kemacetan dan emisi, berjalan kaki menuju lokasi Salat Id juga bisa menjadi aktivitas fisik ringan yang menyehatkan. Bagi yang jaraknya cukup jauh, berbagi kendaraan dengan keluarga atau tetangga bisa menjadi alternatif yang lebih efisien.

Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan oleh banyak orang secara konsisten, dampaknya akan terasa nyata. Salat Id bukan hanya tentang merayakan kemenangan setelah Ramadan, tetapi juga momentum untuk membawa nilai-nilai kebaikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga kebersihan dan mengurangi sampah adalah bagian dari iman dan tanggung jawab bersama. Dari satu sajadah yang dibawa pulang, satu botol yang digunakan kembali, hingga satu langkah kaki menuju tempat ibadah—semuanya bisa menjadi awal perubahan.

Kembali ke fitri juga berarti kembali pada kesadaran untuk menjaga apa yang telah dititipkan, termasuk lingkungan tempat kita hidup.

Idulfitri Salat id SERAMBI Ramadan Idulfitri 2026 sustainability idulfitri
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKirim THR Sekaligus Praktis, Pakai wondr by BNI
Next Article Konflik Timur Tengah Picu Risiko Tidak Langsung ke Ekspor RI, Ini Analisis Eximbank

Berita Lainnya

Tahun Ajaran Baru, 7 Hal yang Sering Dilupakan Orang Tua Selain Seragam dan Buku

11 Juli 2026 / 08:58 WIB

7 Tips Mengatur Anggaran Persiapan Sekolah Anak agar Dompet Tetap Aman

10 Juli 2026 / 14:20 WIB

Cek Sebelum Cekcok: Ketika Emak-Emak Bekasi Lawan Sindikat Kloning Suara Berbasis AI

05 Juli 2026 / 19:05 WIB

Menjaga Napas Terakhir Bumi: Kisah Farwiza Farhan dan Jiwa Magis Ekosistem Leuser

05 Juli 2026 / 15:20 WIB

GreenBus Pertamina Ajak Pelajar Belajar Kelola Lingkungan dari Kampung Hijau Cemara

04 Juli 2026 / 20:42 WIB

Astra Perkuat Desa Les Bali Lewat Pelestarian Alam, Budaya, dan Pemberdayaan Warga

03 Juli 2026 / 16:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Sobat Indibiz Meluncur! Peluang Cuan Digital untuk Perempuan UMKM Makin Terbuka

Galuh Parantri29 April 2026 / 19:32 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.