Washington DC (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap menghadapi berbagai kemungkinan dan dinamika politik di Amerika Serikat menyusul putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal global Presiden Donald Trump, Jumat (20/2) waktu setempat. Putusan tersebut terbit di tengah momentum kesepakatan pemerintah Indonesia dan AS untuk menurunkan tarif perdagangan bilateral.
Prabowo menegaskan pemerintah akan tetap mengedepankan kepentingan nasional sekaligus menjaga hubungan strategis kedua negara. Situasi ini dinilai menjadi ujian bagi diplomasi ekonomi Indonesia, terutama dalam memastikan stabilitas perjanjian dagang yang telah disepakati. Pemerintah disebut akan terus memantau perkembangan kebijakan di AS sembari menyiapkan langkah antisipatif agar kepastian perdagangan tetap terjaga.
