Jakarta (tutur.co.id) – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia, khususnya kepada generasi muda. Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk bangkit menjadi negara yang semakin kuat, sekaligus menanggapi pandangan pesimistis ”Indonesia Gelap” yang mengacu pada kondisi negara yang suram. Menurutnya, Indonesia ibarat raksasa yang sedang bangkit dan akan menunjukkan kekuatannya di hadapan dunia.
Prabowo menargetkan Indonesia tidak lagi bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM) dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Pemerintah berencana menutup 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) serta mendorong program elektrifikasi hingga 100 gigawatt untuk memperkuat kemandirian energi. Saat ini Indonesia masih mengimpor sekitar satu juta barel minyak per hari, dan penutupan PLTD tersebut diperkirakan dapat menghemat sekitar 20 persen dari kebutuhan impor BBM nasional.
