Jakarta (tutur.co.id) – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan masyarakat Indonesia memiliki kemampuan untuk menilai dinamika politik secara rasional. Ia menilai publik tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Dalam pernyataannya, Prabowo juga menyinggung potensi disinformasi serta upaya destabilisasi yang dinilai menjadi bagian dari dinamika global. Ia menegaskan bahwa mekanisme pergantian kepemimpinan tetap harus mengikuti jalur demokrasi dan aturan yang berlaku, seraya mengingatkan bahwa masyarakat dapat menyalurkan ketidakpuasan melalui proses politik yang sah.
