Teheran (Tutur.co.id) – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut sesumbar Amerika Serikat telah melumpuhkan sebagaian besar kekuatan Iran hanya sebatas pepesan kosong. Penarikan Kapal Induk USS Gerald Ford dari zona konflik dinilai IRGC sebagai bukti sahih AS mulai keteteran.
Pernyataan itu disampaikan IRGC pada Jumat 20 Maret 2026 menyusul keputusan mendadak AS untuk menggesar Kapal Induk USS Gerald Ford menjauh dari perairan Kawasan Teluk. Bagi IRGC, hal itu menandakan sesumbar AS selama ini hanya kepalsuan arogansi kekuatan militer belaka.
Dilansiri TV Al-Alam Iran, dalam pernyataan resminya, IRGC juga mengolok-olok Amerika Serikat yang mereka klaim telah lelah dan kalah untuk meladeni Iran yang tak kunjung melemah meski telah dibombardir lewat serangan udara dibantu Israel.
Kabar terbaru, bahkan saat ini Iran semakin gencar memberikan perlawanan termasuk dengan meningkatkan serangan ke jantung Israel di Tel Aviv. Diberitakan sebelumnya, serangan beruntun rudal Iran pada Jumat pagi ke Tel Aviv membuat warga Israel panik.
Sebelumnya, juga dikabarkan bahwa Kapal Induk USS Gerald memang dipaksa menjauh dari zona konflik lebih tepatnya digeser ke Yunani setelah mengalami kebakaran akibat serangan balasan Iran.

