Jakarta (tutur.co.id) – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Rikwanto, memberikan peringatan keras kepada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri) dan Akademi Kepolisian (Akpol) terkait sistem rekrutmen anggota kepolisian. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Rikwanto menegaskan bahwa masa depan institusi Polri sangat bergantung pada kualitas calon anggota yang direkrut sejak awal.
Menurutnya, standar mutu dalam proses rekrutmen tidak boleh dikendurkan hanya demi memenuhi kuota. Ia memperingatkan bahwa kualitas sumber daya manusia yang masuk ke institusi kepolisian akan menentukan integritas organisasi di masa depan. “Suka tidak suka rekrutmen ini harus mencari bibit unggul. Ada istilah garbage in, garbage out. Kalau masuknya sampah, keluarnya pasti jadi sampah,” tegas Rikwanto dalam rapat tersebut.
