Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons isu dugaan teror yang dialami Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, setelah pernyataannya yang menyinggung pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Prasetyo menegaskan Istana tidak mengetahui adanya tindakan teror tersebut, namun memastikan setiap laporan akan menjadi perhatian pihak terkait.
Ia menambahkan, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang sah dalam negara demokrasi. Meski demikian, kritik diharapkan disampaikan berdasarkan fakta, dengan cara yang santun dan bijak. Alumni UGM, sekaligus politisi Partai Gerindra ini juga menegaskan negara menjamin kebebasan berpendapat bagi seluruh masyarakat selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
