Jakarta (tutur.co.id) – Thomas Djiwandono menegaskan bahwa dirinya sudah bukan kader dan Bendahara Umum Partai Gerindra, dan resmi telah mengundurkan diri. Hal ini disampaikan Thomas saat menghadiri fit and proper test calon deputi gubernur bank indonesia bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (26/1/2026).
Untuk mendukung pernyataannya tersebut, Thomas juga menunjukkan surat resmi pengunduran dirinya sebagai kader dan Bendahara Umum Partai Gerindra. Diketahui, status keanggotaan Thomas Djiwandono di Partai Gerindra menjadi perhatian usai keponakan Presiden Prabowo Subianto itu menjadi calon deputi gubernur BI. Alasannya, aturan melarang anggota partai politik aktif menjadi anggota dewan gubernur BI.
