Jakarta (tutur.co.id) – Pemerintah memastikan Indonesia berada di jalur menuju bebas impor BBM. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut, pada 2025 Indonesia telah mencatat surplus solar hingga 1,4 juta KL berkat kebijakan mandatory biodiesel B40 dan beroperasinya RDM Balikpapan.
“Maka 2026 kita tidak lagi, saya ulangi, kita tidak lagi melakukan impor solar,” tegas Bahlil. Meski demikian, untuk solar C51 impor masih dilakukan pada semester pertama 2026 sebelum dihentikan sepenuhnya di semester kedua.
Selain solar, pemerintah juga menargetkan penghentian impor bensin RON 92, 95, dan 98 serta avtur pada 2027. “Agar 2027 betul-betul kita sudah tidak melakukan impor avtur,” ujar Bahlil, seraya menegaskan fokus impor ke depan hanya pada crude oil.
