Muenchen (Tutur.co.id) – Kiper senior Bayern Muenchen, Manuel Neuer, mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap menjaga fokus dan tidak terbuai kepercayaan diri berlebih menjelang leg kedua perempat final Liga Champions melawan Real Madrid.
Pertandingan yang akan digelar di Allianz Arena pada Kamis (16/4) dini hari WIB itu menjadi penentu langkah kedua tim di kompetisi elite Eropa. Bayern datang dengan modal kemenangan 2-1 pada leg pertama di Santiago Bernabeu, yang secara matematis memberi mereka keunggulan agregat sekaligus keuntungan bermain di kandang sendiri.
Namun, bagi Neuer, keunggulan tersebut belum cukup untuk membuat timnya merasa aman. Ia menegaskan bahwa Real Madrid memiliki kualitas dan mentalitas yang kerap membuat mereka mampu bangkit dalam situasi sulit.
Menurut kiper berusia 40 tahun itu, Bayern memang berada dalam posisi yang baik, tetapi pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa menghadapi Madrid selalu menyimpan potensi kejutan. Karena itu, ia meminta timnya tetap waspada sembari menjaga kepercayaan diri.
Pengalaman pahit Bayern saat menghadapi Madrid di fase gugur juga masih membekas. Pada pertemuan terakhir di musim 2023/2024, mereka disingkirkan di semifinal setelah kalah agregat 3-4, sebelum Madrid akhirnya melaju dan meraih gelar Liga Champions ke-15.
Meski demikian, Neuer menegaskan bahwa laga kali ini bukan sekadar ajang balas dendam. Ia menilai skuad Bayern saat ini sudah berbeda, dengan fokus utama tetap pada performa di lapangan dan upaya memberikan hasil terbaik di hadapan pendukung sendiri.
Sebagai salah satu pemain paling berpengalaman, Neuer menjadi sosok kunci di bawah mistar. Musim ini menandai tahun ke-15 kebersamaannya dengan Bayern sejak bergabung dari Schalke 04 pada 2011. Selama periode tersebut, ia telah membantu klub meraih 32 trofi, termasuk dua gelar Liga Champions dan 12 gelar Bundesliga.
Di usia yang telah menginjak kepala empat, performanya tetap konsisten. Dari 32 penampilan musim ini di semua kompetisi, ia mencatatkan 11 clean sheet menjadi bukti bahwa perannya masih sangat vital dalam menjaga stabilitas pertahanan Bayern.
Kini, dengan keunggulan tipis dan tekanan besar, Bayern dituntut untuk tampil disiplin. Sebab di hadapan mereka, berdiri tim dengan reputasi besar dalam membalikkan keadaan. Sebuah tantangan yang, seperti diingatkan Neuer, tak boleh dianggap enteng.

