Atlanta (Tutur.co.id) – Lionel Messi menepis tudingan bahwa Argentina mendapat perlakuan istimewa dari FIFA setelah memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026. Kapten La Albiceleste menegaskan keberhasilan timnya melaju ke partai puncak murni hasil kerja keras, bukan karena bantuan keputusan wasit ataupun keberpihakan pihak mana pun.
Argentina memastikan tempat di final usai menaklukkan Inggris dengan skor 2-1 pada laga semifinal yang berlangsung dramatis di Atlanta. Sempat tertinggal akibat gol Anthony Gordon, tim asuhan Lionel Scaloni bangkit melalui gol Enzo Fernández sebelum Lautaro Martínez mencetak gol kemenangan pada masa injury time berkat assist Lionel Messi.
Kemenangan tersebut mengantarkan Argentina ke final Piala Dunia untuk dua edisi beruntun. Mereka kini akan menghadapi Spanyol dalam perebutan gelar juara, sementara Inggris harus menghadapi Prancis di laga perebutan tempat ketiga.
Messi Bantah Tuduhan FIFA Memihak Argentina
Perjalanan Argentina menuju final memang sempat diwarnai kritik dari sejumlah pihak terkait kepemimpinan wasit. Sebelumnya, Mesir mengajukan protes resmi kepada FIFA setelah kalah 2-3 dari Argentina di babak 16 besar.
Sementara itu, Swiss juga menyebut keputusan wasit dalam kekalahan 1-3 pada perempat final terasa “berat sebelah” dan membingungkan. Namun, Messi menegaskan seluruh pencapaian Argentina diperoleh tanpa bantuan siapa pun.
“Biarkan orang-orang terus menikmati momen ini. Apa yang telah dicapai tim ini sungguh luar biasa. Kami kembali ke final Piala Dunia dan selama empat tahun terakhir kami adalah juara dunia serta tim terbaik di dunia, suka atau tidak suka,” kata Messi.
Menurut pemain berusia 39 tahun itu, keberhasilan Argentina kembali menembus final membuktikan bahwa kesuksesan mereka bukanlah sebuah kebetulan.
“Ini membuktikan bahwa apa yang kami raih bukan karena kebetulan dan tidak ada seorang pun yang memberikan kami apa pun. Mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun adalah sesuatu yang hanya bisa dilakukan sedikit tim, dan kelompok pemain ini berhasil melakukannya,” tandasnya.
Messi: Kami Selalu Percaya pada Kemampuan Sendiri
Messi juga mengaku tidak pernah meragukan kemampuan timnya, meski banyak pihak mempertanyakan peluang Argentina sepanjang turnamen. Ia menilai kekuatan terbesar La Albiceleste terletak pada persatuan dan mentalitas para pemain.
“Tim ini tidak pernah mengejutkan saya. Saya tahu dan kami semua tahu apa yang mampu kami lakukan. Banyak orang meragukan kami, tetapi ketika kelompok ini bersatu, kami selalu menemukan cara untuk memberikan segalanya,” ungkap mantan pemain Barcelona tersebut.
Yakin Argentina Lebih Baik dari Inggris
Selain membantah isu keberpihakan wasit, Messi juga mengungkapkan keyakinan bahwa Argentina memang memiliki kualitas yang lebih baik dibanding Inggris.
Menurutnya, seluruh pemain sudah percaya diri sejak sebelum pertandingan bahwa mereka mampu mengalahkan skuad asuhan Thomas Tuchel.
“Kami bangga bisa memberikan kebahagiaan ini kepada rakyat Argentina. Piala Dunia selalu memiliki arti yang sangat istimewa bagi kami,” tutur pemain berjuluk La Pulga ini.
Messi kemudian menyinggung bagaimana sepak bola menjadi sumber kebahagiaan bagi masyarakat Argentina yang menghadapi berbagai kesulitan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ada banyak orang yang sedang mengalami masa sulit, tidak memiliki pekerjaan, atau kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Sangat indah rasanya bisa memberikan kegembiraan kepada mereka,” tambahnya.
Kapten Inter Miami itu juga menyebut tekanan terhadap tim nasional Argentina selalu sangat besar. Messi menegaskan bahwa Argentina memang pantas menang karena mampu bermain lebih baik.
“Orang Argentina selalu menuntut lebih. Kami tahu bahwa secara permainan kami lebih baik daripada mereka. Itulah yang membuat kemenangan ini terasa sangat spesial,” tutup Messi.
Selangkah Lagi Pertahankan Gelar Juara Dunia
Berkat kemenangan atas Inggris, Argentina kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih di Qatar pada 2022.
La Albiceleste akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Jika berhasil menang, Argentina akan menjadi negara ketiga dalam sejarah yang mampu mempertahankan trofi Piala Dunia secara beruntun, mengikuti jejak Italia dan Brasil.
Sementara itu, Lionel Messi berpeluang menambah satu lagi pencapaian bersejarah dalam karier gemilangnya dengan memimpin Argentina meraih gelar Piala Dunia untuk kedua kali berturut-turut.

