Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Trump Ultimatum Eropa Soal Selat Hormuz, Minta Kirim Kapal Perang

Trump Ultimatum Eropa Soal Selat Hormuz, Minta Kirim Kapal Perang

Internasional Deba Salamah10 April 2026 / 02:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pada 19 Februari 2026, Presiden Donald Trump menyampaikan pidato tentang perekonomian di Coosa Steel Corporation di Rome, Georgia, dengan menyoroti kebijakan tarif, inflasi, serta rekam jejak ekonomi pemerintahannya. (Foto:Tutur/Whitehouse.gov)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington DC (Tutur.co.id) – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan mengeluarkan tekanan keras kepada sekutunya di Eropa untuk berkontribusi dalam pengamanan Selat Hormuz. Dalam laporan media Jerman Der Spiegel, Kamis (9/4/2026), Washington disebut meminta negara-negara Eropa mengerahkan kapal perang atau aset militer lainnya.

Tuntutan tersebut muncul dalam pertemuan tertutup antara Trump dan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Gedung Putih. Mengutip diplomat Eropa yang tidak disebutkan namanya, laporan itu menyebut Washington menginginkan “komitmen konkret” dalam waktu dekat.

Setelah pertemuan tersebut, Rutte dikabarkan langsung menyampaikan pesan itu kepada negara-negara mitra di Eropa. Para diplomat menyebut permintaan tersebut sebagai bentuk ultimatum, mengingat pemerintahan Trump tidak lagi bersedia menerima sekadar dukungan politik tanpa aksi nyata.

Meski demikian, belum ada kejelasan apakah Amerika Serikat menginginkan misi resmi NATO atau hanya koordinasi pengerahan militer secara nasional oleh masing-masing negara.

Respons dari Eropa sejauh ini masih berhati-hati. Negara-negara utama seperti Jerman dilaporkan enggan mengirimkan armada laut ke kawasan tersebut, terutama karena mereka tidak dilibatkan dalam keputusan awal serangan terhadap Iran.

Kanselir Jerman Friedrich Merz sebelumnya mengkritik langkah Amerika Serikat dan Israel yang dinilai tidak memiliki strategi jelas untuk mengakhiri konflik. Ia menegaskan bahwa Jerman hanya akan mempertimbangkan keterlibatan dalam pengamanan Selat Hormuz jika terdapat gencatan senjata, mandat internasional, serta persetujuan parlemen.

Sementara itu, Trump juga melontarkan kritik terbuka terhadap NATO melalui platform Truth Social usai pertemuannya dengan Rutte. Ia menilai aliansi tersebut tidak hadir saat Amerika Serikat membutuhkan dukungan.

“NATO tidak hadir saat kami membutuhkan mereka, dan mereka pasti tak akan hadir saat kami membutuhkan mereka lagi nanti,” tulis Trump.

Baca Juga  Kemenangan Besar Iran atas Amerika Serikat, Soal Pengayaan Uranium

Nada serupa disampaikan oleh Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, yang menyebut NATO telah “diuji dan gagal” dalam konflik dengan Iran.

“Cukup menyedihkan karena NATO berpaling dari rakyat Amerika dalam enam pekan terakhir ini ketika rakyat Amerikalah yang mendanai pertahanan mereka,” kata Leavitt.

Amerika Serikat Donald Trump Eropa headline iran selat hormuz
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSlot Andalkan Magis Anfield untuk Kejar Ketertinggalan dari PSG
Next Article Dukung Gencatan Senjata, Spanyol Buka Kembali Kedutaan di Teheran

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Bandara Imam Khomeini Kembali Dibuka setelah Sebulan Tutup

Toto Pribadi21 April 2026 / 01:09 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.