Washington DC (Tutur.co.id) – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terkait blokade di Selat Hormuz.
Trump menegaskan bahwa kapal-kapal Iran yang mencoba mendekati area blokade akan langsung dihancurkan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun Truth Social miliknya, menyusul keputusan militer AS untuk mengendalikan jalur maritim strategis tersebut.
“Peringatan: Jika ada kapal Iran yang mendekati BLOKADE kami, mereka akan segera DIELIMINASI,” tulis Trump, seraya menambahkan bahwa tindakan itu akan menggunakan sistem militer yang sama seperti operasi terhadap kapal-kapal penyelundup narkoba di laut.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari keputusan United States Central Command (CENTCOM) yang mulai memberlakukan blokade di Selat Hormuz sejak Senin pukul 14.00 waktu setempat. Kebijakan tersebut diambil setelah perundingan antara Washington dan Teheran gagal mencapai kesepakatan.
Sebelumnya, kedua negara sempat melakukan pembicaraan langsung di Islamabad, Pakistan, sebagai bagian dari upaya meredakan konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari. Negosiasi tersebut digelar di bawah bayang-bayang gencatan senjata dua pekan yang diumumkan pada awal April.
Namun, perundingan tersebut berakhir tanpa hasil. Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Amerika, menyatakan bahwa kedua pihak gagal mencapai titik temu dan delegasi AS telah kembali ke negaranya tanpa membawa kesepakatan.

