Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Politik»Tinggalkan PDI Gabung PSI, Ini Profil Nina Agustina Bachtiar

Tinggalkan PDI Gabung PSI, Ini Profil Nina Agustina Bachtiar

Politik Toto Pribadi26 Februari 2026 / 22:16 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Nina Agustina (Foto: Antara/Diskominfo Indramayu)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) –  Nama Nina Agustina kembali menjadi sorotan. Mantan Bupati Indramayu yang juga anak dari mantan Kapolri Da’i Bachtiar ini membuat langkah politik yang menggemparkan dengan meninggalkan PDI Perjuangan dan gabung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Langkahnya mempermalukan PDI Perjuangan dilengkapi dengan sowan ke rumah Joko Widodo yang diklaim akan menjadi ikon kebangkitan PSI.  Bahkan tanpa tedeng aling-aling, Nina Agustina menjadi Presiden RI ke 7 itu sebagai magnet kuat yang membuatnya mengambil langkah gabung PSI.

Latar Belakang & Pendidikan

Nina Agustina lahir pada 17 Agustus 1973 di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ia merupakan putri dari Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar, mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, sehingga sejak awal memiliki latar belakang keluarga yang kuat dalam dunia kepemimpinan publik.

Pendidikan formalnya mencakup sekolah menengah di beberapa SMA di Jawa Tengah, termasuk SMA Negeri 1 Boyolali dan SMA Negeri 1 Klaten. Ia kemudian melanjutkan studi tinggi di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, meraih gelar Sarjana (S1) dan kemudian Magister (S2) di institusi yang sama, serta memiliki sertifikasi profesional di bidang manajemen risiko.

Karier & Pencapaian

Nina memulai karier profesionalnya tidak hanya sebagai politisi, namun juga sebagai praktisi hukum dan pebisnis. Ia pernah menjabat sebagai Managing Partner di NDB Law Firm & Partners, Direktur Utama PT Delta Buana Pratama, Komisaris PT Dinda Abadi, serta Ketua Yayasan Dai An Nur di Indramayu.

Dalam politik, ia aktif di PDI-Perjuangan sejak 2016 sebagai salah satu tokoh penting bidang hukum serta organisasi nelayan dan pertanian, sebelum akhirnya terpilih sebagai Bupati Indramayu periode 2021–2024 bersama pasangannya, Lucky Hakim, usungan koalisi beberapa partai.

Baca Juga  Polisi Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa Kasus Ijazah Jokowi

Sebagai bupati, Nina berfokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan percepatan layanan publik. Di bawah kepemimpinannya, Indramayu mencatat peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Rp3,5 triliun menjadi Rp3,8 triliun, peningkatan laju pertumbuhan ekonomi, serta program sosial seperti perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Kontroversi & Karakteristik Unik

Selama karier politiknya, Nina pernah menjadi sorotan publik ketika sebuah video viral menunjukkan dirinya berbicara dengan nada emosional kepada warga saat kampanye Pilkada, bahkan menyebut identitasnya sebagai anak mantan Kapolri dalam menghadapi situasi tersebut — hal ini memicu banyak reaksi dan debat di media sosial.

Beberapa karakteristik yang menonjol darinya antara lain gaya kepemimpinan sering terjun langsung ke masyarakat dalam mengatasi persoalan lokal. Ia juga sangat aktif dalam usaha mendorong pemberdayaan perempuan melalui berbagai program pemerintah kabupaten, termasuk pelatihan kewirausahaan dan peningkatan partisipasi sosial.

Bupati indramayu joko widodo nina agustina PDI Perjuangan profil PSI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMensos: Dukungan Operator Desa Perkuat Akurasi DTSEN
Next Article Amri/Nita Mantapkan Taktik dan Adaptasi Jelang Debut di All England

Berita Lainnya

Dokter Tifa: Ganjar dan Anies Hadir Dies Natalis UGM, Jokowi Tak Pernah

16 Juli 2026 / 17:53 WIB

Dokter Tifa: Jokowi Ngaku Lulusan UGM Setelah 12 Tahun Jadi Pejabat Publik

16 Juli 2026 / 14:58 WIB

Jalan Terjal RUU Perampasan Aset, Tuntutan Publik vs Strategi DPR

14 Juli 2026 / 13:06 WIB

Tim Hukum Jokowi Tegaskan Pokok Perkara Roy Suryo Tetap Lanjut

07 Juli 2026 / 18:11 WIB

Tutur PoV: Jangan Rampas Hak Rakyat Karena Politik Kita Rusak

05 Juli 2026 / 09:27 WIB

Jokowi Bakal Bawa Ijazah SD hingga SMP dalam Sidang Pembuktian

02 Juli 2026 / 16:07 WIB
Form Komentar Cancel Reply

OJK Geledah Kantor PT MASI, Usut Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu

Gusti Tetiro04 Maret 2026 / 15:32 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.