Monterrey (tutur.co.id) – Stadion BBVA atau berjuluk El Gigante de Acero (Baja Raksasa) menjadi satu dari tiga stadion di Meksiko yang terpilih sebagai medan perang perhelatan akbar Piala Dunia 2026. Stadion ini punya segudang nilai lebih dibanding stadion lainnya, salah satunya pemandangan indah pegunungan Meksiko sebagai latarnya.
Stadion ini memang dibangun untuk menggantikan Stadion Teknologi sebagai kandang bagi Monterrey selama 63 tahun. Dan stadion ini diresmikan pada 2 Agustus 2015 saat digelar edisi kedelapan Piala Eusebio dimana klub tuan rumah Monterrey mengalahkan Benfica dengan skor telak 3-0.
Proyek stadion ini sempat menuai kontroversi karena dianggap sebagai proyek yang tak ramah lingkungan khususnya bagi pertumbuhan satwa liar di wilayah Guadalupe. Maklum saja, pembangunan stadion ini memang memaksa deforestasi 24,5 hektar hutan yang berdekatan dengan kawasan hutan lindung yang menampung 106 spesies hewan, termasuk 8 spesies yang terancam punah seperti burung beo berkepala kuning.
Desain
Stadion ini dirancang oleh firma arsitektur multinasional Populous bersama dengan firma Meksiko VFO. Christopher Lee dari Populous, adalah desainer utama untuk proyek tersebut. Dan kontruksinya dimulai pada Agustus 2011 dan selesai pada Juli 2015.
Stadion ini dibuka pada tahun 2015 dengan kapasitas 51.000 orang, menjadikannya yang terbesar keempat di Meksiko. Sedangkan pembangunannya menghabiskan biaya sebesar US$200 juta, menjadi stadion termahal di Meksiko pada saat pembangunannya. Saat ini kapasitas stadion telah diperbanyak dengan total 53.500 tempat duduk.
Mahakarya Modern di Kaki Pegunungan Meksiko
Di antara banyak stadion modern yang dibangun pada abad ke-21, sedikit yang mampu memadukan arsitektur futuristik, atmosfer sepak bola yang luar biasa, dan pemandangan alam spektakuler seperti Estadio BBVA. Tak heran jika Si Baja Raksasa ini menjadi salah satu stadion paling ikonik di Amerika Utara hingga saat ini.
Banyak juga yang menobatkan stadion ini menjadi yang terindah di dunia. Bagaimana tidak, para penonton tak hanya akan disuguhkan dengan pertandingan dan fasilitas mewah saja. Tapi juga latar belakang alamnya yang begitu menggoda.
Dari tribun stadion, penonton dapat melihat langsung gunung ikonik Monterrey, Cerro de la Silla, yang menjadi simbol kota tersebut. Banyak fotografer menyebut pemandangan ini sebagai salah satu panorama stadion terbaik di dunia.
Fakta Menarik Si Baja Raksasa
BBVA menjadi stadion pertama di kawasan Monterrey yang sejak awal dirancang khusus untuk sepak bola profesional, bukan stadion multifungsi yang kemudian diadaptasi. Hal itu tentu berdampak pada visibilitas penonton yang tentu lebih baik karena tribun memang dibuat dekat dengan lapangan.
Selain terlihat megah, atap kantilevernya juga dirancang untuk mengurangi paparan sinar matahari dan membantu sirkulasi udara di cuaca panas wilayah utara Meksiko. Belum lagi dengan fasilitas premium dengan memiliki lebih dari 300 suite mewah, ribuan kursi premium, lounge eksklusif, restoran, dan fasilitas korporat yang menjadikannya salah satu stadion paling modern di Amerika Latin.
Jangan salah, BBVA juga dirancang dengan konsep keberlanjutan dan memperoleh sertifikasi lingkungan LEED berkat berbagai fitur hemat energi dan pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dengan kawasan sekitarnya.
Menuju Panggung Dunia
Pada 2026 FIFA World Cup, stadion ini menjadi salah satu venue resmi turnamen dengan nama sementara Estadio Monterrey sesuai aturan FIFA terkait sponsor. Stadion ini dijadwalkan menggelar beberapa pertandingan fase grup dan satu laga babak gugur.
Estadio BBVA bukan sekadar rumah bagi Monterrey. Stadion ini adalah simbol ambisi sepak bola Meksiko modern: megah, berteknologi tinggi, ramah lingkungan, dan memiliki salah satu latar pemandangan paling indah di dunia sepak bola.
Ketika lampu stadion menyala pada malam hari dan siluet Cerro de la Silla terlihat di kejauhan, BBVA menghadirkan pengalaman yang sulit ditandingi stadion mana pun di Amerika Utara.

