Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Industri»Indonesia Tembus Pasar AS: Tarif Tekstil 0 Persen Disepakati

Indonesia Tembus Pasar AS: Tarif Tekstil 0 Persen Disepakati

Industri Toto Pribadi20 Februari 2026 / 12:54 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kanan), Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan P. Roeslani (kedua kiri) (Foto: Antara/Fauzan)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Washington (Tutur.co.id) – Kabar baik datang dari meja perundingan dagang Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan tarif impor 0 persen untuk produk tekstil dan pakaian jadi ke pasar AS.

Kesepatan ini tentu menjadi sebuah pencapaian besar yang tentunya akan berdampak langsung pada jutaan tenaga kerja dalam negeri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kesepakatan dalam kerangka Agreement on Reciprocal Trade (ART) ini akan menjadi penopang utama industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional.

Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani kerja sama ART pada Kamis (19/2) pekan ini. Salah satu poin krusial dalam dokumen tersebut adalah komitmen AS untuk memberlakukan tarif impor nol persen melalui mekanisme tariff-rate quota (TRQ), dengan rincian teknis yang akan dibahas lebih lanjut.

Kebijakan ini diproyeksikan membuat produk tekstil dan pakaian jadi Indonesia semakin kompetitif dibanding negara lain di pasar AS. Dengan tarif lebih rendah, peluang peningkatan kapasitas produksi terbuka lebar, sekaligus menjaga keberlangsungan jutaan tenaga kerja di sektor tersebut.

“Hal ini tentunya memberikan manfaat bagi 4 juta pekerja di sektor ini. Dan kalau kita hitung dengan keluarga, ini akan sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat Indonesia,” jelas Airlangga dalam konferensi pers, Kamis (19/2) waktu setempat.

Menurutnya, pasar AS memiliki skala yang jauh lebih besar dibanding pasar domestik Indonesia — bahkan disebut sekitar 28 kali lebih besar. Dengan akses yang semakin terbuka, Indonesia menargetkan lonjakan signifikan pada ekspor tekstil dalam satu dekade ke depan.

“Indonesia merencanakan untuk mengembangkan ekspor industri tekstil dari sekitar USD 4 miliar ke USD 40 miliar dalam 10 tahun, jadi saya pikir pembukaan pasar ini sangat perlu untuk industri Indonesia,” kataAirlangga.

Baca Juga  IHSG Jatuh ke Level 6.000 Meski MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, Apa Lagi Alasannya?

Dari Tarif 32 Persen ke Nol Persen

Kesepakatan ini bukan diraih secara instan. Proses negosiasi berlangsung intensif sejak pengumuman kebijakan tarif resiprokal AS pada April 2025. Saat itu, Indonesia sempat dikenakan tarif sebesar 32 persen.

Melalui serangkaian perundingan, kedua negara menyepakati tarif resiprokal sebesar 19 persen sebagai dasar. Namun, Indonesia berhasil melangkah lebih jauh dengan mengamankan tarif 0–10 persen untuk produk tertentu, termasuk skema tarif nol persen bagi tekstil melalui ART.

Langkah ini dipandang sebagai terobosan strategis yang bukan hanya memperkuat daya saing industri nasional, tetapi juga menjaga stabilitas lapangan kerja dan memperluas kontribusi ekspor terhadap perekonomian Indonesia dalam jangka panjang.

Airlangga Hartarto Amerika Serikat headline Industri tekstil nasional kerja sama indonesia amerika serikat
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleFreeport dan Indonesia Perpanjangan Operasi Grasberg, Saham Pemerintah Akan Bertambah
Next Article Pemerintah Luncurkan RENAKSI 2025–2030, Perkuat Peran Karbon Biru untuk Target Iklim

Berita Lainnya

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Asosiasi Ojol Garda Indonesia Apresiasi Langkah Aplikator Hapus Program Langganan Hemat

Ahmad Nuryaman20 Mei 2026 / 07:27 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.