Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (10/4/2026), dengan rentang pergerakan di level 7.238–7.374.
Riset Reliance Sekuritas menyebut secara teknikal IHSG menunjukkan sinyal positif setelah membentuk pola two white soldiers, disertai posisi indeks yang masih berada di atas MA5 dan MA20 serta indikator MACD yang telah golden cross.
“Dengan pola ini, kami perkirakan IHSG akan mengalami penguatan disertai saham pilihan HMSP, TLKM, HRTA, dan MNCN,” tulis Reliance Sekuritas.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup naik 0,39% ke level 7.307, meski investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp1,76 triliun, terutama pada saham-saham perbankan besar.
Penguatan indeks ditopang oleh saham-saham kapitalisasi besar, khususnya emiten yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu seperti TPIA, BREN, dan BRPT, serta dukungan dari saham DSSA dan BYAN.
Di sisi lain, sejumlah saham mencatat lonjakan signifikan hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA), mencerminkan tingginya minat spekulatif di pasar.
Sentimen global juga turut menopang pergerakan indeks, seiring penguatan bursa Wall Street yang didorong optimisme meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Untuk perdagangan hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan saham HMSP, TLKM, HRTA, dan MNCN untuk dicermati investor.

