Jakarta (tutur.co.id) – Peneliti utama politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof Siti Zuhro membeberkan gaya komunikasi Presiden Prabowo Subianto. Menurut Prof Siti Zuhro, meski sosok yang visioner namun gaya komunikasi Prabowo dianggap kurang luwes.
Hal itu disampaikan Prof Siti Zuhro saat menjadi bintang tamu dalam podcast Bang Don Zuper Opini. Dalam podcast besutan Don Bosco Selamun itu, Siti Zuhro tak memungkiri jika gaya komunikasi Prabowo justru terkadang kerap mengundang bully-an di sosial media.
“Pak Prabowo ini ingin mengkomunikasikan punya model kepemimpinan yang visioner, beliau memang pinter banyak nulis buku bahkan sebelum menjadi presiden. Tapi pada dirinya kan elitis, kan orang akan luwes kalau pernah gak cukup pernah sengsara. Sementara beliau memang elitis. Sehingga apa yang disampaikan dianggap gurauan,” kata Siti Zuhro.
Prof Siti Zuhro menambahkan, alangkah baiknya jika Presiden Prabowo tak terlalu banyak bicara namun lebih fokus untuk menjalankan fungsinya sebagai eksekutif.
“Saya menyarankan, bidang Pak Presiden ini kan eksekutif, eksekutor. Jangan terlalu banyak memberikan sambutan. Jika zaman dulu zaman Pak Karno memang perlu banyak bicara. Tapi di zaman sekarang apakah cocok zaman Pak Karno diterapkan sekarang. Ternyata malah di bully,” pungkas Siti Zahro.
Buat Kawan Tutur, jangan lewatkan diskusi menarik Prof Siti Zuhro dalam podcast Bang Don Zuper Opini yang akan tayang sesaat lagi di Tutur TV bersama Don Bosco Selamun.

