Jakarta (tutur.co.id) – Langkah Presiden Prabowo Subianto untuk menindak para pelaku perusak lingkungan mendapat dukungan dari Pergerakan Indonesia Maju. PIM berharap komitmen Presiden Prabowo dijalankan sungguh-sungguh dan konsisten kembali menata ruang hijau di daerah terdampak bencana.
“PIM mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menyelamatkan hutan dan menindak tegas para pelaku perusakan lingkungan. PIM juga meminta agar komitmen itu diwujudkan secara sungguh-sungguh konsisten dan nyata,” kata anggota Dewan Nasional PIM Siti Zuhro di Jakarta, Senin (5/1/2026)..
Menurut Siti Zuhro, bencana yang terus berulang harus menjadi suara hati nurani karena apabila dibiarkan akan berkembang menjadi malapetaka nasional. Musibah yang melanda tiga provinsi di Sumatra, menurut Siti, berasal dari manifestasi praktek ekonomi ekstraktif yang tidak berkelanjutan.
“Musibah yang berulang harus menjadi seruan nurani bersama. Jika kerusakan dan perusakan terus dibiarkan maka musibah akan berkembang menjadi malapetaka nasional dan duka nasional akan berubah menjadi nestapa berkepanjangan,” tutur Siti Zuhro..
Selain itu, dia mengungkapkan bahwa upaya ekonomi ekstraktif hanya menguntungkan segelintir pihak. Namu, imbasnya rakyat yang merasakan penderitaan. Oleh karena itu, dia menilai perlu ada penguatan dari sisi penegakan hukum di Indonesia, termasuk memperhatikan ruang hijau dan pelestarian alam di tanah air.
“Sumber daya alam yang seharusnya dijaga untuk kemaslahatan generasi penerus, justru dirusak oleh keserakahan segelintir pihak yang mencuri keuntungan di atas penderitaan rakyat. Sementara, hukum terlihat lemah dihadapan kekuatan ekonomi politik yang menjarah sumber daya alam secara sistematis, terstruktur, dan masif,” tutup Siti Zuhro.

