Bandung (Tutur.co.id) – Kota Bandung berubah menjadi lautan biru pada Sabtu (23/5/2026) malam setelah Persib Bandung memastikan diri meraih gelar juara Super League 2025/2026 sekaligus mencetak hattrick juara liga secara beruntun. Ribuan Bobotoh turun ke jalan merayakan keberhasilan tim kebanggaan mereka yang kembali menorehkan sejarah di sepak bola nasional.
Sejak peluit panjang pertandingan Persib melawan Persijap Jepara dibunyikan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), euforia langsung pecah di berbagai sudut kota. Teriakan kemenangan, nyanyian khas Bobotoh, hingga pesta kembang api mewarnai malam Bandung. Massa pendukung memenuhi sejumlah ruas jalan utama, mulai dari kawasan Dago, Jalan Braga, hingga Asia Afrika.
Di perempatan Jalan Braga dan Jalan Naripan, ribuan warga terlihat berkumpul sambil membawa atribut Persib. Konvoi kendaraan roda dua dan roda empat bergerak perlahan di tengah keramaian sambil membunyikan klakson dan mengibarkan bendera biru. Banyak pendukung juga menyalakan flare sebagai simbol selebrasi atas keberhasilan Maung Bandung mempertahankan gelar.
Persib memastikan gelar juara setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada laga pekan terakhir. Tambahan satu poin membuat Persib mengoleksi 79 poin dari 34 pertandingan, jumlah yang sama dengan Borneo FC Samarinda. Namun, Persib unggul head to head sehingga berhak keluar sebagai juara.
Keberhasilan ini terasa semakin spesial bagi Bobotoh karena diraih di kandang sendiri dan menjadi gelar ketiga berturut-turut bagi Persib. Dominasi tersebut sekaligus menegaskan posisi Persib sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Indonesia dalam beberapa musim terakhir.
Meski pesta berlangsung meriah, aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan massa setelah pertandingan. Pengamanan difokuskan di kawasan GBLA serta ruas jalan yang menjadi pusat konsentrasi Bobotoh.
Hingga larut malam, suasana perayaan masih terasa di berbagai sudut Bandung. Nyanyian “Persib Juara” terus menggema, menandai malam penuh kebanggaan bagi warga Bandung dan para pendukung setia Maung Bandung.

