Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Health»Penelitian Terbaru, Risiko Demensia Dapat Diprediksi dari Pola Tidur

Penelitian Terbaru, Risiko Demensia Dapat Diprediksi dari Pola Tidur

Health Ridzka Putri Ananda29 Maret 2026 / 11:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi pola tidur (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Kesehatan otak ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan atau aktivitas fisik, tetapi juga sangat berkaitan dengan kualitas tidur. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pola tidur seseorang ternyata bisa digunakan untuk memprediksi usia otak dan risiko terkena demensia di masa depan.

Dalam studi yang dipublikasikan oleh tim peneliti neurologi, ditemukan bahwa perubahan pola tidur seperti sering terbangun di malam hari atau kurang tidur dapat mempercepat penuaan otak. Hal ini dikenal sebagai konsep “brain age”, yaitu kondisi di mana usia bilogis otak lebih tua dibanding usia sebenernya.

Menurut laporan dari News-Medical, pola tidur yang tidak stabil dapat mengganggu proses pembersihan racun di otak, termasuk protein berbahaya yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer.

Penelitian ini juga menemukan bahwa orang dengan kualitas tidur buruk cenderung memiliki fungsi kognitif yang lebih rendah, seperti daya ingat dan kemampuan berpikir yang menurun. Dalam jangka panjangg, kondisi ini bisa meningkatkan risiko gangguan neurodegeneratif.

Para peneliti menjelaskan bahwa saat tidur, otak menjalankan proses penting untuk “membersihkan diri” melalui system glymphatic. Jika tidur terganggu, proses ini tidak berjalan optimal, sehingga zat-zat berbahaya dapat menumpuk di dalam otak.

Menariknya, studi ini membuka peluang baru dalam dunia medis, di mana pola tidur bisa menjadi indicator awal untuk mendeteksi risiko demensia. Artinya, gangguan tidur bukan lagi sekedar masalah ringan, tetapi bisa menjadi sinyal penting bagi kesehatan otak.

Karena itu, menjaga kualitas tidur menjadi hal yang sangat penting. Tidur cukup selama 7-9 jam per hari, menjaga konsistensi waktu tidur, serta menghindari paparan layer sebelum tidur menjadi langkah sederhana yang dapat membantu menjaga Kesehatan otak dalam jangka Panjang.

Baca Juga  Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi
alzheimer demensia kesehatan otak pola tidur
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleFenomena Pink Moon 2026, Catat Tanggal dan Waktunya di Indonesia
Next Article H+8 Lebaran, Penumpang KAI Daop 6 Yogyakarta Tembus 66 Ribu, Tiket Tersisa 14 Ribu

Berita Lainnya

Resep MPASI untuk Bayi 6 Bulan ke Atas, Lengkap dengan Panduan Pemberian yang Tepat

24 Juni 2026 / 09:22 WIB

Jengkol dan Petai Mana yang Lebih Sehat? Kenali Perbedaan hingga Penyebab Bau Khasnya

23 Juni 2026 / 09:46 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana, Mudah Dipraktikkan di Rumah

20 Juni 2026 / 09:22 WIB

Broken Home: Luka Keluarga yang Tak Selalu Terlihat, Tapi Berdampak Panjang

19 Juni 2026 / 09:14 WIB

Leunca, Lalapan Khas Sunda yang Disukai Banyak Orang, Ternyata Kaya Nutrisi

18 Juni 2026 / 09:02 WIB

5 Minuman yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Bukan Pembakar Lemak Instan

17 Juni 2026 / 09:11 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Tegas! Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS sebagai Terorisme

Kristo Suryokusumo20 Maret 2026 / 09:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.