Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
  • Layanan Shared Services Pertamina Raih Tiga Penghargaan Global di SSOW Impact Awards AustralAsia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Techno»Fenomena Pink Moon 2026, Catat Tanggal dan Waktunya di Indonesia

Fenomena Pink Moon 2026, Catat Tanggal dan Waktunya di Indonesia

Techno Ridzka Putri Ananda29 Maret 2026 / 11:16 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Fenomen Pink Moon (Foto: Tutur/newsnationnow)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (Tutur.co.id) – Fenomena tahunan Pink Moon akan terlihat pada bulan April nanti. Meski populer dengan sebutan Pink Moon tak lantas bulan akan benar-benar berwarna pink atau merah muda, melainkan tetap akan seperti bulan purnama biasa.

Lantas kenapa disebut dengan Pink Moon? Istilah Pink Moon ini lebih berkaitan dengan tradisi perubahan musim daripada fenomena visual di langit. Istilah ini berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara (seperti suku Algonquin) yang memberikan nama pada setiap bulan purnama sepanjang tahun untuk menandai perubahan musim dan siklus alam.

Menurut situs astronomi resmi seperti TimeandDate, Pink Moon sendiri adalah bagian dari siklus Bulan Purnama yang terjadi ketika posisi bulan berlawanan dengan Matahari, sehingga seluruh permukaannya tampak lebih terang dari bumi.

Dalam kondisi tertentu, bulan bisa tampak kekuningan atau kemerahan, terutama saat berada dekat horizon. Hal ini terjadi karena efek atmosfer bumi yang membelokkan cahaya, bukan karena fenomena khusus pada bulan itu sendiri.

Selain itu, Pink Moon juga memiliki makna budaya dan religius. Dalam tradisi Barat, bulan ini sering disebut sebagai Paschal Moon, yaitu bulan purnama pertama setelah ekuinoks musim semi yang digunakan untuk menentukan tanggal Paskah.

Ada pula yang menyebutnya dengan Sprouting Grass Moon karena menandai tumbunya rumput-rumput baru di musim semi. Juga disebut Egg Moon karena merujuk pada musim bertelur banyak jenis burung. Lalu juga biasa disebut Fish Mooon karena menandai waktu ketika ikan-ikan mulai berenang ke hulu sungai untuk bertelur.

Berdasarkan data astronomi, puncak fenomena Pink Moon di tahun 2026 diperkirakan akan terjadi pada
Kamis 2 April 2026 pada pukul 09.11 WIB. Meski puncak pada pagi hari tanggal 2 April, namun masyarakat tetap dapat menikmati keindahan bulan ini sejak malam sebelumnya yakni pada Rabu malam 1 April 2026.

Baca Juga  Breaking News: Dua Jurnalis Tewas Akibat Serangan Israel ke Lebanon
fenomena alam gerhana bulan headline pink moon
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAS Kirim Kapal Perang USS Tripoli, Berikut Spesifikasinya
Next Article Penelitian Terbaru, Risiko Demensia Dapat Diprediksi dari Pola Tidur

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan

18 Juli 2026 / 18:39 WIB

OPINI: Takdir di Balik Lionel Messi, Memandikan Bayi Lamine Yamal 19 Tahun Lalu, Kini Keduanya Berhadapan di Final Piala Dunia 2026

18 Juli 2026 / 18:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Carrick Kecewa Manchester United Hanya Imbang Lawan West Ham

Deba Salamah11 Februari 2026 / 19:30 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat

18 Juli 2026 / 19:04 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.