Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK, Kita Adu Saja!

Noel: Saya Lebih Banyak Selamatkan Uang Rakyat Dibanding KPK, Kita Adu Saja!

Hukum Ahmad Nuryaman18 Mei 2026 / 18:44 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer bersiap mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (27/4/2026). Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi yang meringankan tersebut ditunda karena kuasa hukum terdakwa belum dapat menghadirkan saksi dan ahli untuk diperiksa. ANTARA FOTO/Reno Esnir/fzn/tom.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Terdakwa kasus pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer mengaku memiliki peran besar menyelamatkan rakyat dibandingkan kerja yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu disampaikannya kepada awak media di sela sidang tuntutan kasus pemerasan K3 oleh sejumlah pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan diskors di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin 18 Mei 2026.

Dalam sidang yang ditunda beberapa waktu ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang tidak sesuai dan terlalu memaksakan.

“Ya hari ini jujur, saya marah sekali lah ya. Marah sekali dengan kalau kita lihat dari uraian tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) tadi itu menurut saya menghinakan sekali. Tuduhan-tuduhannya sangat memaksakan sekali,” kata Noel.

Pada kesempatan tersebut ia sesumbar dengan membandingkan kinerjanya saat menjadi Wamenaker dengan kinerja yang dilakukan oleh KPK. “Contoh sederhana saja apa? Tenaga kerja di industri penerbangan, di Lion Air. Ada berapa puluh ribu yang saya selamatkan,” ucapnya.

“Berapa banyak dokter yang saya selamatkan? Belum guru-guru tenaga kerja lain, belum honorer. KPK dengan saya, lebih banyak menyelamatkan uang rakyat saya dibanding KPK. Kita adu saja KPK dengan saya,” pungkasnya.

Baca Juga  Duduk Perkara Pemerasan Berkedok THR Bupati Cilacap
headline Immanuel Ebenezer Kasus Pemerasan K3 KPK Noel Ebenezer pilihan editor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCitra Satelit Tangkap Lebih dari 228 Target Ledakan di 15 Pangkalan Militer AS
Next Article Prabowo Sebut Kedatangan Pesawat Tempur Rafale Jadi Tonggak Baru Kekuatan Indonesia

Berita Lainnya

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Emas Batangan 74 Kg hingga Dolar Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli

17 Juli 2026 / 20:54 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Berikut Catatan Penting Polri

Toto Pribadi26 Maret 2026 / 14:53 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.