Jakarta (tutur.co.id)- Banyak perempuan merasa sudah rajin minum air putih, tapi tetap sering pusing—terutama menjelang siang atau sore. Kalau Anda mengalami hal serupa, jangan panik tenang dulu. Penyebabnya sering kali bukan soal air putih semata.
Minum air memang penting, tapi tubuh juga butuh keseimbangan lain. Misalnya, kurang tidur berkualitas. Tidur yang terpotong atau terlalu malam bisa membuat tubuh tetap “haus” akan energi, meski cairan sudah tercukupi.
Dikutip dari jurnal Current Pain and Headache Reports, pusing juga bisa dipicu oleh pola makan. Ternyata, sarapan terlalu manis atau justru melewatkan makan bisa membuat gula darah naik turun. Dampaknya, kepala terasa ringan, badan lemas, dan fokus menurun.
Faktor lain yang sering luput adalah stres dan tegang berkepanjangan. Pikiran yang terus bekerja tanpa jeda bisa memicu pusing tipe tegang, rasanya seperti berat di kepala atau leher.
Pada sebagian perempuan, pusing juga berkaitan dengan kadar zat besi yang rendah atau perubahan hormon, terutama saat menjelang haid. Gejalanya sering ringan tapi berulang.
Jadi kalau Anda sudah merasanminum air cukup tapi masih sering pusing, coba lihat lagi pola tidur, makan, dan beban pikiran. Dengarkan sinyal tubuh, beri jeda, dan jangan ragu memeriksakan diri bila pusing terasa sering atau makin mengganggu.
Karena tubuh perempuan jarang “rewel” tanpa alasan—biasanya ada sinyal yang sedang minta diperhatikan.

