Makkah (tutur.co.id) – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf menegaskan proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air akan dimulai besok, Senin 1 Juni 2026. Pemulangan dilakukan secara bertahap hingga 30 Juni 2026 mendatang.
“Jemaah kami imbau untuk tetap menjaga kesehatan, cukup beristirahat, dan mengikuti arahan petugas. Mulai 1 Juni, proses kepulangan jemaah ke Tanah Air akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni,” ujar Menhaj di Makkah, dikutip dalam keterangan pers Kemenhaj RI Minggu 31 Mei 2026.
Fase puncak haji di Mina resmi berakhir pada 13 Zulhijjah 1447 H. Seluruh jemaah Indonesia telah meninggalkan tenda di Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah dengan aman dan tertib.
“Alhamdulillah, fase Mina telah berakhir dengan baik. Hari ini pukul 15.00 waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah. Mina clear dari jemaah haji Indonesia,” kata Menhaj.
Menhaj menjelaskan, jemaah Nafar Awal telah kembali ke hotel pada 12 Zulhijjah, disusul jemaah Nafar Tsani pada 13 Zulhijjah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah.
Meski fase Mina selesai, layanan tetap berlanjut. Irfan menginstruksikan PPIH Arab Saudi untuk terus mendampingi jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah, terutama lansia dan jemaah berisiko tinggi.
“Saya sampaikan apresiasi kepada jemaah haji Indonesia atas ketertibannya. Terima kasih juga kepada seluruh petugas yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Semoga jemaah haji Indonesia menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.

