Makkah (tutur.co.id) – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Moch. Irfan Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jemaah dan petugas haji atas kedisiplinan selama fase Mina.
Ia menyampaikan bahwa seluruh jemaah Indonesia telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotelnya masing-masing di Makkah dengan aman, tertib, dan lancar.
“Alhamdulillah, fase Mina telah berakhir dengan baik. Hari ini pukul 15.00 waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah. Mina clear dari jemaah haji Indonesia,” ujar Menhaj di Makkah dikutip dalam siaran pers Kemenhaj RI, Minggu 31 Mei 2026.
Menhaj menjelaskan, jemaah Nafar Awal telah kembali ke hotel pada 12 Zulhijjah, kemudian disusul jemaah Nafar Tsani pada 13 Zulhijjah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina.
“Saya sampaikan apresiasi kepada jemaah haji Indonesia atas ketertibannya dalam menjalani rangkaian ibadah haji. Terima kasih juga kepada seluruh petugas yang telah bekerja dengan penuh dedikasi,” kata Menhaj.
Meski fase Mina selesai, Menhaj menginstruksikan PPIH Arab Saudi untuk terus mengawal jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah. Pendampingan ini dirasa penting untuk mengantisipasi kepadatan, terutama bagi jemaah lansia dan berisiko tinggi.
Menhaj juga mengimbau jemaah menjaga kesehatan karena pemulangan ke Tanah Air akan berlangsung bertahap mulai 1 Juni hingga 30 Juni 2026.
“Jemaah kami imbau untuk tetap menjaga kesehatan, cukup beristirahat, dan mengikuti arahan petugas,” lanjutnya.
Pada 29 Mei 2026, Kemenhaj telah menerima informasi awal penyelenggaraan haji 2027 dari Pemerintah Arab Saudi. Evaluasi dan persiapan akan dilakukan sejak dini agar penyelenggaraan tahun depan lebih baik, ramah lansia, serta aman dan membahagiakan jemaah.

