Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
  • Ini Lokasi SIM Keliling Jakarta Akhir Pekan 18 Juli 2026
  • Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan
  • Elnusa Petrofin Perkuat Distribusi BBM, Penyaluran di Sumatra Utara Berangsur Normal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Luis Enrique Usai Antar PSG Juara UCL Lagi: Kami Ingin Menulis Sejarah

Luis Enrique Usai Antar PSG Juara UCL Lagi: Kami Ingin Menulis Sejarah

Sepakbola Deba Salamah31 Mei 2026 / 05:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique memegang trofiLiga Champions. (Foto: REUTERS/Peter Cziborra)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Budapest (Tutur.co.id) – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, langsung menyampaikan pesan penuh makna setelah timnya berhasil mempertahankan gelar Liga Champions (UCL). Bagi pelatih asal Spanyol itu, keberhasilan mengalahkan Arsenal di final bukan hanya soal meraih trofi, melainkan bagian dari upaya PSG membangun warisan besar di sepak bola Eropa. 

PSG memastikan diri menjadi juara Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3 di Puskas Arena, Budapest. Pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu sebelum tim asal Prancis itu keluar sebagai pemenang dalam drama tos-tosan. 

Tak lama setelah kemenangan tersebut, Luis Enrique menegaskan bahwa pencapaian terbesar PSG bukan hanya memenangkan satu gelar Liga Champions, melainkan mampu mempertahankannya. Pernyataan itu sejalan dengan ambisi yang beberapa kali ia sampaikan sejak musim lalu.

“Menulis sejarah bukanlah tentang memenangkan Liga Champions pertama, melainkan memenangkan yang kedua,” kata Luis Enrique seusai pertandingan.

Ucapan itu mencerminkan filosofi yang dibangun Enrique sejak mengambil alih PSG pada 2023. Ia berusaha mengubah citra klub yang sebelumnya identik dengan proyek bertabur bintang menjadi tim yang mengandalkan kolektivitas, disiplin, dan identitas permainan yang jelas. 

Keberhasilan mempertahankan gelar membuat PSG masuk dalam kelompok kecil klub yang mampu menjuarai Liga Champions secara beruntun pada era modern. Prestasi tersebut semakin memperkuat posisi Enrique sebagai sosok sentral di balik transformasi klub dalam beberapa musim terakhir. 

Sebelum laga final, Enrique juga sempat menegaskan bahwa mempertahankan gelar justru menjadi motivasi yang lebih besar dibanding meraih trofi untuk pertama kalinya. Menurut dia, tekanan sebagai juara bertahan harus dijawab dengan performa terbaik di lapangan.

Baca Juga  Pemerintah dan DPR Resmi Bentuk Panja RUU Keamanan Siber

“Ya, memenangkan gelar untuk pertama kalinya adalah motivasi yang besar, tetapi mempertahankan gelar memberikan motivasi yang lebih besar lagi.” ujar Enrique menjelang pertandingan final. 

Dalam laga puncak tersebut, PSG sempat tertinggal lebih dulu setelah Kai Havertz mencetak gol cepat untuk Arsenal pada menit keenam. Namun, PSG mampu bangkit lewat penalti Ousmane Dembele pada babak kedua dan menjaga peluang hingga adu penalti. 

Keberhasilan mempertahankan trofi juga menjadi pembuktian atas proyek jangka panjang yang dijalankan Enrique. Ia sebelumnya berani melakukan perubahan besar dengan mengurangi ketergantungan pada pemain-pemain bintang dan membangun skuad yang lebih seimbang. Langkah tersebut sempat diragukan, tetapi kini menghasilkan dua gelar Liga Champions beruntun. 

Arsenal headline Liga Champions Luis Enrique Paris Saint-Germain PSG Sepak Bola Eropa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePSG Samai Rekor Langka Real Madrid di Liga Champions
Next Article Keputusan Penendang Penalti Arsenal Jadi Sorotan, Arteta Salah Pilih?

Berita Lainnya

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB

Gunakan Rompi Pink, Don Ritto Ditahan Kejagung Kasus Dugaan TPPU

17 Juli 2026 / 20:09 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Aturan Baru di Piala Dunia 2026: Bicara Sambil Tutupi Mulut Kartu Merah

Ridzka Putri Ananda06 Mei 2026 / 16:00 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026

18 Juli 2026 / 09:19 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.