Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
  • Berikut daftar 8 lokasi Samsat Keliling di Wilayah Jabodetabek 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sport»Aturan Baru di Piala Dunia 2026: Bicara Sambil Tutupi Mulut Kartu Merah

Aturan Baru di Piala Dunia 2026: Bicara Sambil Tutupi Mulut Kartu Merah

Sport Ridzka Putri Ananda06 Mei 2026 / 16:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo (Foto: Tutur/Tiktok)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Zurich (tutur.co.id) – Piala Dunia 2026 bukan cuma soal pertandingan dan gol, tapi juga soal perubahan aturan yang mulai jadi sorotan. Regulasi baru ini langsung memicu perdebatan di kalangan pemain pelatih, hingga penggemar sepak bola. Banyak yang menilai perubahan ini bisa mengubah dinamika permainan secara signifikan.

Dilansir dari FIFA, Rabu 6 Mei 2026, aturan baru disepakati melalui pertemuan resmi IFAB di Vancouver, Kanada. Pemain yang menutup mulut saat berdebat di lapangan kini bisa dikenai kartu merah. Selain itu, pemain yang keluar lapangan sebagai bentuk protes juga berisiko langsung dikeluarkan dari pertandingan.

Perubahan ini bukan tanpa alasan yang jelas. FIFA ingin meningkatkan transparansi dan mencegah perilaku yang dianggap tidak sportif, termasuk ucapan tersembunyi yang sulit terdeteksi. Selama ini, menutup mulut sering digunakan untuk menyembunyikan ucapan yang berpotensi melanggar aturan.

Aturan baru ini juga berkaitan dengan beberapa insiden sebelumnya di dunia sepak bola. Salah satunya adalah kasus dugaan ujaran diskriminatif yang disampaikan pemain dengan menutup mulut saat berbicara di lapangan. Situasi seperti ini mendorong federasi sepak bola untuk memperketat regulasi demi menjaga sportivitas.

Selain itu, aksi walk-out atau meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes juga menjadi perhatian serius. Dalam aturan terbaru, tindakan tersebut bisa berujung kartu merah bahkan kekalahan otomatis bagi tim jika pertandingan dihentikan. Langkah ini diambil untuk mencegah gangguan jalannya pertandingan.

Perubahan ini langsung memunculkan pro dan kontra di kalangan pengamat sepak bola. Ada yang mendukung karena dianggap bisa meningkatkan disiplin dan respek terhadap wasit. Namun, ada juga yang khawatir aturan ini terlalu ketat dan bisa disalahartikan dalam situasi tertentu.

Meski menuai perdebatan, aturan ini dipastikan akan diterapkan pada Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim. FIFA melihat ini sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan citra sepak bola modern. Ke depan, pertandingan tidak hanya soal skill, tetapi juga bagaimana pemain menjaga sikap di lapangan.

Baca Juga  Habis Dihajar Mudik, Ini Tips Panduan Cek Kaki-kaki Mobil
aturan fifa FIFA headline kartu merah Piala Dunia 2026 pilihan editor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleICW: Transparansi Laporan LHKPN Jadi Alat Pencegahan Korupsi, Termasuk Presiden
Next Article Indonesia Tawarkan Peluang Besar Investasi Hulu Migas, Gandeng Investor dan Penyedia Teknologi Global

Berita Lainnya

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Mencari Akhir yang Manis

18 Juli 2026 / 11:00 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Prancis vs Inggris: Pertandingan yang Tidak Diinginkan

18 Juli 2026 / 08:45 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Asosiasi Driver Ojol Kaget Tuntut Potongan 10 Persen Malah Dikasih Presiden 8 Persen

Ahmad Nuryaman06 Mei 2026 / 12:04 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026

18 Juli 2026 / 11:20 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.