Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Manipulasi Audit Pemkab Muara Enim, KPK Temukan Dugaan Peran BPK Pusat
  • Pakai APBN, Purbaya Gelontorkan Rp1,96 Triliun ke Tiga Lembaga Keuangan Internasional
  • Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Tidak Ditahan KPK Meski Setahun Jadi Tersangka
  • Kualitas Udara Jakarta Hari Ini: Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
  • Here We Go: Elliot Anderson Gabung Manchester City
  • Belanda Juara Grup F, Jepang dan Swedia Ikut Lolos Babak 32 Besar
  • Perkuat Ketahanan Energi: Crude Oil dari Aljazair Tiba di Indonesia
  • Prof Suzie: Jangan Anggap Donald Trump Kalah di Iran
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Lingkungan»Kualitas Udara Jakarta Hari Ini: Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini: Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

Lingkungan Toto Pribadi26 Juni 2026 / 10:16 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi polusi udara Jakarta (Foto: Tutur/AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Kualitas udara di Jakarta kembali memburuk. Pada Jumat pagi, udara di Ibu Kota masuk dalam kategori tidak sehat dan menempati peringkat kedua sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta mencapai angka 166. Polusi udara utama dipicu oleh PM2.5 dengan konsentrasi tinggi sebesar 83,9 mikrogram per meter kubik.

Dampak Polusi Udara Jakarta bagi Kesehatan
Angka AQI yang mencapai 166 menunjukkan bahwa kualitas udara Jakarta saat ini tidak sehat, khususnya bagi kelompok sensitif. Kondisi ini dapat merugikan kesehatan manusia, mengganggu kelompok hewan yang sensitif, hingga memicu kerusakan pada tumbuhan serta menurunkan nilai estetika lingkungan.

Untuk mengantisipasi dampak buruk polusi, masyarakat diimbau melakukan langkah-langkah pencegahan.  Pertama, hindari aktivitas luar ruangan jika tidak mendesak. Kedua, gunakan masker yang sesuai standar polusi jika harus beraktivitas di luar. Dan ketiga, jendela ruangan untuk mencegah udara kotor masuk ke dalam rumah atau tempat kerja.

Memahami Kategori Indeks Kualitas Udara (PM2.5)

Sebagai panduan, berikut adalah rentang nilai PM2.5 untuk mengukur tingkat kebersihan udara:

  • Baik (Rentang 0–50): Tidak memberikan efek negatif bagi kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan
  • Sedang (Rentang 51–100): Tidak berdampak pada manusia/hewan, tetapi mulai memengaruhi tumbuhan yang sensitif
  • Tidak Sehat (Rentang 101–199): Mulai merugikan manusia dan kelompok rentan
  • Sangat Tidak Sehat (Rentang 200–299): Dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar
  • Berbahaya (Rentang 300–500): Memicu dampak kesehatan yang serius secara umum pada seluruh populasi

Selain Jakarta, beberapa kota global lainnya yang mencatat polusi udara tertinggi pada waktu yang sama di antaranya Kampala (Uganda) di urutan pertama dengan angka 167, diikuti oleh Kinshasa (Kongo) (134), Johannesburg (Afrika Selatan) (123), dan Lahore (Pakistan) (117).

Baca Juga  INDEF Soroti Tantangan Besar Indonesia Kejar Target SDGs Pilar Lingkungan

Langkah Pemprov DKI Jakarta Mengatasi Pencemaran Udara
Menanggapi situasi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan respons cepat. Langkah taktis ini difokuskan untuk menanggulangi pencemaran udara di Ibu Kota, terutama selama musim kemarau yang diprediksi berlangsung dari Mei hingga Agustus.

Strategi penanganan cepat tersebut meliputi:

  • Peningkatan sistem pemantau kualitas udara agar data yang disajikan lebih akurat dan real-time
  • Gencaran uji emisi kendaraan bermotor untuk menekan polusi dari sektor transportasi

Selain itu, Pemprov DKI tengah mengevaluasi Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU). Evaluasi ini mencakup pemantauan tren PM2.5, perhitungan beban emisi per sektor, hingga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Pemprov DKI menekankan bahwa pengendalian polusi ini tidak bisa dilakukan secara parsial oleh satu wilayah saja. Diperlukan aksi bersama yang terintegrasi antar-organisasi perangkat daerah serta kolaborasi lintas wilayah di sekitar penyangga Jakarta.

headline kualitas udara pilihan editor polusi udara udara jakarta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHere We Go: Elliot Anderson Gabung Manchester City
Next Article Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Tidak Ditahan KPK Meski Setahun Jadi Tersangka

Berita Lainnya

Pakai APBN, Purbaya Gelontorkan Rp1,96 Triliun ke Tiga Lembaga Keuangan Internasional

26 Juni 2026 / 10:33 WIB

Belanda Juara Grup F, Jepang dan Swedia Ikut Lolos Babak 32 Besar

26 Juni 2026 / 09:45 WIB

Prof Suzie: Jangan Anggap Donald Trump Kalah di Iran

26 Juni 2026 / 09:28 WIB

Bahlil Evaluasi PLN Usai Pemadaman Listrik, Temukan Masalah Kualitas Batu Bara

26 Juni 2026 / 09:08 WIB

Norwegia vs Prancis: Hanya Satu yang Berhak Jadi Raja Grup

26 Juni 2026 / 09:00 WIB

5 Fakta Menarik Jerman vs Ekuador: Gol Kilat Sane hingga Comeback Bersejarah La Tri

26 Juni 2026 / 08:52 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Menkeu Purbaya Tegur DJP Soal Gaduh Rencana Pemeriksaan Tax Amnesty Jilid II

Ahmad Nuryaman11 Mei 2026 / 11:40 WIB

Manipulasi Audit Pemkab Muara Enim, KPK Temukan Dugaan Peran BPK Pusat

26 Juni 2026 / 11:16 WIB

Pakai APBN, Purbaya Gelontorkan Rp1,96 Triliun ke Tiga Lembaga Keuangan Internasional

26 Juni 2026 / 10:33 WIB

Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono Tidak Ditahan KPK Meski Setahun Jadi Tersangka

26 Juni 2026 / 10:24 WIB

Kualitas Udara Jakarta Hari Ini: Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat

26 Juni 2026 / 10:16 WIB

Here We Go: Elliot Anderson Gabung Manchester City

26 Juni 2026 / 10:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.