New Jersey (Tutur.co.id) – Jerman harus mengakui keunggulan Ekuador setelah takluk 1-2 pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Jumat (26/6/2026) dinihari WIB. Meski tetap lolos ke babak 32 besar dengan koleksi enam poin, Der Panzer gagal menutup fase grup dengan hasil sempurna setelah Ekuador bangkit lewat gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.
Di balik kekalahan tersebut, tersimpan sejumlah fakta menarik yang mewarnai duel sengit antara Jerman dan Ekuador.
1. Gol Leroy Sane Masuk Daftar Gol Tercepat Jerman di Piala Dunia
Leroy Sane membuka keunggulan Jerman saat pertandingan baru berjalan 1 menit 49 detik. Gol tersebut menjadi gol tercepat kedua yang pernah dicetak Der Panzer di putaran final Piala Dunia.
Rekor tercepat masih dipegang Ernst Lehner yang mencetak gol ke gawang Austria pada Piala Dunia 1934 hanya dalam waktu sekitar satu menit.
2. Ekuador Tampil Sangat Agresif Sepanjang Laga
Meski sempat tertinggal lebih dulu, Ekuador tampil menekan tanpa henti. La Tri mencatat 371 high-intensity pressures, yang menjadi rekor tertinggi keempat sepanjang Piala Dunia 2026.
Catatan tersebut hanya kalah dari laga Arab Saudi vs Spanyol (391), Yordania vs Aljazair (383), dan Tanjung Verde vs Spanyol (373). Statistik itu menunjukkan agresivitas Ekuador dalam menekan lawan hingga peluit akhir.
3. Nilson Angulo Antar Sunderland ke Daftar Elite
Gol penyeimbang yang dicetak Nilson Angulo turut menghadirkan catatan menarik di level klub.
Berkat gol tersebut, empat pemain Sunderland kini telah mencatatkan namanya sebagai pencetak gol di Piala Dunia 2026. Jumlah itu hanya kalah dari Paris Saint-Germain yang sejauh ini memiliki enam pemain berbeda yang berhasil mencetak gol di turnamen.
4. Ekuador Bangkit dan Ukir Salah Satu Kemenangan Terbesar
Kemenangan atas Jerman menjadi salah satu hasil paling bersejarah bagi Ekuador di ajang Piala Dunia. Sempat tertinggal akibat gol cepat Leroy Sane, La Tri menunjukkan mental luar biasa dengan membalikkan keadaan melalui gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.
Hasil tersebut juga memperpanjang performa impresif Ekuador yang hanya menelan satu kekalahan dalam 22 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
5. Gol Perdana Ekuador Baru Tercipta Setelah 40 Percobaan
Gol Nilson Angulo tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga menjadi gol pertama Ekuador di Piala Dunia 2026.
Menariknya, gol tersebut baru lahir setelah La Tri melepaskan 40 percobaan sepanjang turnamen. Bahkan, gol itu tercipta melalui tembakan tepat sasaran pertama mereka ke gawang Jerman pada pertandingan tersebut.
Jerman Lolos, Ekuador Pulang dengan Kepala Tegak
Meski sukses mengalahkan salah satu raksasa sepak bola Eropa, kemenangan itu belum cukup membawa Ekuador ke babak 32 besar. La Tri harus puas finis di peringkat ketiga Grup E dengan koleksi empat poin.
Sementara itu, Jerman tetap melaju ke fase gugur sebagai salah satu dari dua tim terbaik Grup E berkat raihan enam poin, meski harus mengakhiri fase grup dengan kekalahan yang mengejutkan.

