Jakarta (tutur.co.id)- Pemerintah Provinsi Maluku Utara mendorong pembangunan berbasis desa melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta guna memastikan investasi memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan sinergi lintas sektor menjadi kunci. “Kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi kunci agar investasi menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Upaya ini mendapat pengakuan melalui penghargaan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal pada ajang Launching CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026 di Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen pembangunan desa melalui pemanfaatan program CSR, termasuk kontribusi Harita Nickel di sektor pertanian.
Sarbin menyebut capaian ini merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak. Ia berharap program CSR terus berkelanjutan dan memberi manfaat luas, tidak hanya di Pulau Obi tetapi juga di seluruh Maluku Utara.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto turut mengapresiasi dunia usaha yang menyalurkan CSR secara tepat sasaran, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar perusahaan memiliki desa binaan.
Executive Vice President External Relations Harita Nickel, Latif Supriadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. “Kolaborasi multipihak adalah fondasi keberlanjutan program pembangunan desa, khususnya di wilayah lingkar operasi kami di Pulau Obi,” ujarnya.
Salah satu implementasi nyata adalah program OBI SEHATI (Sentra Hortikultura dan Agribisnis Tanggap Iklim) yang berfokus pada pengembangan komoditas hortikultura seperti semangka dan melon. Program ini mencakup peningkatan kapasitas petani melalui pendampingan terpadu, pelatihan, demplot percontohan, hingga sekolah lapang.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan terus diperkuat agar pembangunan berbasis desa memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara.

