Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
  • Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah
  • BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal
  • Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli
  • Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional Lewat AIcosystem di InnoVibes 2026
  • Mencari Akhir yang Manis
  • Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Hukum»Kasus Amsal Sitepu Tebar Teror Bagi Pelaku Industri Kreatif

Kasus Amsal Sitepu Tebar Teror Bagi Pelaku Industri Kreatif

Hukum Toto Pribadi04 April 2026 / 13:59 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Amsal Sitepu divonis bebas (Foto: Tutur/Antara/udi Manar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Yogyakarta (Tutur.co.id) – Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fajar Junaedi menilai kasus viral Amsal Christy Sitepu sebagai usaha membunuh industri kreatif. Kasus ini juga membuat pelaku industri kreatif menjadi ketakutan.

Ya, kasus yang menjerat videografer Amsal Christy Sitepu menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Direktur CV Promiseland tersebut didakwa atas dugaan korupsi dalam proyek pembuatan 20 video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

“Ini bukan hanya soal selisih anggaran, tetapi tentang bagaimana kerja kreatif dipahami, atau justru tidak dipahami, oleh sistem,” ujar Fajar dilansir dari portal resmi UMY, Jumat 3 April 2026.

Kasus ini bermula ketika Amsal mengajukan proposal pembuatan video profil desa dengan anggaran Rp30 juta per video. Proposal tersebut mencakup berbagai komponen produksi, mulai dari pengembangan konsep, penulisan naskah, penggunaan peralatan, hingga proses penyuntingan dan dubbing.

Namun, hasil audit Inspektorat Daerah Kabupaten Karo menyatakan sejumlah komponen tersebut tidak layak dibebankan, sehingga nilai produksi dinilai hanya Rp24,1 juta per video. Selisih ini kemudian dijadikan dasar dugaan kerugian negara sebesar Rp202 juta.

Menurut Fajar, pendekatan audit yang hanya mengakui bukti fisik seperti kuitansi pembelian barang menjadi akar persoalan.

“Dalam kerja kreatif, nilai utama justru terletak pada ide, narasi, dan proses produksi yang tidak selalu dapat diukur secara material. Ketika hal ini diabaikan, yang terjadi adalah ‘pembunuhan’ perlahan terhadap industri kreatif,” tegasnya.

Fajar menambahkan bahwa kasus ini menimbulkan dampak psikologis yang signifikan di kalangan pelaku industri kreatif, khususnya sektor UMKM. Banyak videografer, desainer, dan kreator konten menjadi ragu untuk bekerja sama dengan instansi pemerintah.

“Terjadi penurunan kepercayaan yang nyata. Pelaku kreatif khawatir perbedaan penilaian harga dapat berujung pada kriminalisasi. Ini menciptakan rasa takut untuk berkolaborasi,” kata Fajar.

Baca Juga  Disebut di Kasus BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tidak Bisnis Dapur MBG

Menurut Fajar, fenomena ini dikenal sebagai chilling effect, yaitu kondisi ketika ketakutan terhadap risiko hukum membuat pelaku industri menahan diri untuk berkarya atau mengambil peluang kerja. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi menghambat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang selama ini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Amsal Sitepu headline industri kreatif kejari karo viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJokowi Tanggapi Tudingan Ingin Caplok PDI Perjuangan
Next Article Misteri Pertahanan Udara Iran: 24 Jam, Dua Jet Tempur Rontok dan Dua Helikopter Babak Belur

Berita Lainnya

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Beberkan Kejanggalan Kasus Febrie, Hotman: Ada Sesuatu yang Dikejar

18 Juli 2026 / 10:03 WIB

Febrie Tak Ditahan Usai Diperiksa, Hotman: 18 Pertanyaan Terjawab

17 Juli 2026 / 22:42 WIB

Alasan Polri Tetapkan Febrie Tersangka Meski Belum Diperiksa

17 Juli 2026 / 21:26 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Video: Fragmen Rudal Iran Hantam dan Rusak Apartemen di Tel Aviv, Israel

Kristo Suryokusumo09 Maret 2026 / 15:05 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?

18 Juli 2026 / 13:30 WIB

Bukan Punya Febrie, Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M Milik Yayasan Dakwah

18 Juli 2026 / 13:07 WIB

BPH Migas: Antrean BBM di SPBU Medan Berangsur Normal

18 Juli 2026 / 12:45 WIB

Laporan Gratifikasi Ditolak, KPK Akan Panggil Menhut Raja Juli

18 Juli 2026 / 11:50 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.