Jakarta (Tutur.co.id) – Presiden ke-7 RI Joko Widodo menanggapi tudingan yang menyebutkan dirinya tengah berencana mengambil alih PDI Perjuangan dari trah Soekarno. Menurut Jokowi masalah internal PDI Perjuangan tak ada sangkut paut dengan dirinya.
“Urusan PDI Perjuangan adalah urusan internal di sana. Enggak ada urusan dengan saya,” kata Joko Widodo, Jumat 3 April 2026.
Ini menjadi pernyataan kesekian kalinya mantan orang nomor satu di Indonesia itu untuk membantah tudingan ingin menguasai PDI Perjuangan. Isu ini semakin berkembang setelah renggangnya hubungan Jokowi dan PDI Perjuangan paska Pemilu 2024.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, sempat mengungkap adanya informasi terkait dugaan keinginan Jokowi untuk menduduki posisi ketua umum PDIP.
Hasto menyebut informasi itu berasal dari komunikasi tidak langsung yang melibatkan sejumlah pihak di lingkaran pemerintahan, meski tidak mengungkap identitas sumbernya.
“Itu pernah saya sampaikan dalam beberapa diskusi, karena ada seorang mantan menteri yang dihubungi oleh menteri dalam kabinet Bapak Jokowi, yang menyatakan adanya keinginan tersebut,” ujar Hasto saat itu.
Hasto juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba mengintervensi kedaulatan partai. Ia menegaskan PDIP merupakan partai yang solid dan siap menghadapi segala bentuk upaya pengambilalihan.
Rumor akan menguasai parti orang memang kerap menyenggol sosok Joko Widodo. Selain PDI Perjuangan, ia juga sempat dikaitkan dengan Partai Demokrat. Saat itu, ia dituding ingin menguasai partai SBY itu lewat tangan Moeldoko.

