Jakarta (tutur.co.id)- Curah hujan tinggi di area Jakarta dan sekitar menyebabkan genangan dan banjir di beberapa titik. Bagi warga Jakarta, banjir bukan sekadar kedatangan air dalam jumlah banyak melainkan disertai juga dengan kecemasan.
Khawatir yang paling sering muncul adalah soal rumah, lalu keluarga, pekerjaan, hingga akses jalan menuju rumah. Rasa khawatir yang berlapis akan menimbulkan rasa panik.
Di tengah situasi banjir yang tak bisa Anda kendalikan seperti ini, upayakan untuk tetap fokus pada hal kecil yang bisa Anda kelola terutama emosi.
Akui cemas
Merasa gelisah dan takut saat hujan terus menerus juga saat banjir bukanlah tanda Anda lemah. Tubuh dan pikiran sedang merespons ancaman yang sedang mengintai. Dengan Anda mengakui perasaan cemas tadi, pikiran akan lebih jernih.
Fokus pada apa yang bisa dikendalikan
Tidak perlu Anda disibukkan dengan memikirkan ketinggian air di seluruh kota. Cukup fokus pada hal terdekat, misal pastikan keluarga aman, kebutuhan dasar terpenuhi dan menjaga komunikasi sebaik-baiknya. Saat Anda berhasil mengendalikan ini maka rasa tenang akan datang.
Jaga tubuh dan pikiran
Saat ketenangan sudah hadir, Anda dapat menambah ketenangan dengan minum air hangat, mengatur nafas, ambil istirahat dari menyaksikan update berita. Batasi sementara informasi yang Anda akses. Banjir informasi yang kurang relate, hanya akan mengembalikan rasa cemas.
Tetap terkoneksi
Berbagi cerita dengan orang-orang di sekitar harapannya dapat meringankan mental Anda. Tetap berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama akan menjadi penguat hati Anda.
Banjir Jakarta mungkin susah untuk dihindari, tapi kepanikan masih bisa Anda kelola. Stay safe!

